Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Telkom Indonesia

Refill e-ticketing CommuterLine kini semakin mudah dengan e-Money

        Berikut rilis media yang saya terima, sejak e-ticketing diresmikan pada 1 Juli 2013 seluruh pengguna jasa kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek menggunakan tiket elektronik untuk perjalanannya. Dengan tiket elektronik dan sistem tarif progresif, pengguna jasa kini hanya perlu membayar sesuai jarak perjalanannya. Ada dua jenis tiket elektronik yang tersedia bagi pengguna jasa yaitu Kartu Multi Trip ( KMT ) atau tiket berlangganan yang menggunakan sistem pemotongan saldo setiap perjalanan, dan Tiket Harian Berjaminan ( THB ) atau tiket satu kali pakai. Dengan menggunakan KMT yang memiliki saldo minimum Rp 7.000 (tujuh ribu rupiah) pengguna jasa tidak perlu lagi antri di loket setiap akan melakukan perjalanan. Hingga saat ini, e-ticketing KRL Jabodetabek sudah mencapai 600.000 transaksi setiap harinya. Dari jumlah tersebut, sekitar 55% nya adalah pengguna KMT. Pengembangan e-ticketing sebagai bentuk peningkatan pelayanan terus dilakukan. Kini melalui kerjasama dengan

Postingan populer dari blog ini

Mengikuti Blogger Gathering di Kota Wisata Cibubur

Kota Wisata Cibubur yang telah diluncurkan sejak 30 November 1996, menghadirkan total kluster yang telah diluncurkan sebanyak 48 kluster. Ada 3 kluster baru yang diluncurkan; Cluster Visalia dengan luas bangunan/luas tanah: 68/60 - 121/120 di harga Rp 960juta- 1.8 miliar, Cluster Nashville dengan luas bangunan/luas tanah: 100/112-220/190 di harga Rp1.6-3.2 miliar dan Cluster Bellwood dengan luas bangunan/luas tanah: 133/128-256/240 di harga Rp2-3.8 miliar. Di awal Juli 2019 saya berkesempatan mampir (lagi), sebelumnya di tahun 2015-an sewaktu bekerja di daerah Bekasi. Rute yang saya pilih adalah melewati dari area gerbang utama Kota Wisata Cibubur dan akhirnya keluar di akses menuju Jl. Raya Narogong yang penuh dengan kendaraan berat. Fasilitas umum yang sudah tersedia di Kota Wisata Cibubur di antaranya; pendidikan, komersial, sarana ibadah, transportasi, sarana olahraga dan lain-lain. Untuk aksebilitas dari Kota Wisata Cibubur meliputi Tol Cimanggis-Cibit

Asia Pacific Predator League 2020 Dibuka! Lebih Seru dan Megah dengan Total Prize Pool US$400.000

Setelah menuai sukses dan menjadi ikon perhelatan kompetisi eSport terbesar di Asia Pasifik selama dua tahun berturut-turut (liputan tahun sebelumnya di sini dan di sini ) tahun ini Acer kembali menyelenggarakan Asia Pacific Predator League 2020 yang lebih besar, spektakuler dan akan diikuti oleh semakin banyak talenta eSport. Negara yang berpartisipasi pun semakin banyak, menjadikan acara tahunan Acer ini semakin mendunia dan disukai oleh gamers mancanegara. Ribuan team di Asia Pasifik akan berpartisipasi untuk berlaga dalam dua kategori game yang dipertandingkan, yaitu DOTA 2 & Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG). Predator, brand dengan deretan perangkat gaming yang terlengkap, melalui Asia Pacific Predator League 2020 ini akan mengumpulkan para gamer dari 17 negara mulai dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Australia, India, Singapura, Hong Kong, Macau, Japan, Korea Selatan, Taiwan, Mongolia, Sri Lanka, Bangladesh, dan Myanmar. Para gamer yang

3 Cara Bersihkan Kuman dan Bakteri Yang Bersarang di Dinding

Bagaimana kegiatan kalian selama di rumah aja untuk membantu pemerintah dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar sekarang ini? Kita semua harus dapat menjaga kesehatan masing-masing dan keluarga. Selain tiap pagi menunggu sinar matahari pagi yang siap kita sambut, terus apalagi men temen? Untuk membersihkan bakteri dan kuman yang ada di rumah kita juga harus rutin membersihkan tempat tinggal masing-masing. Saya sih semakin rajin untuk menyikat area kamar mandi, terutama area lantai yang jarang diinjak, akan menjadi licin jika tidak sering disikat. Karena tidak memiliki air purifier, kipas angin yang biasa kami gunakan tidak lupa untuk dibersihkan kipasnya dari debu yang menempel. Eh iya dinding juga harus banget kita bersihkan. Sebab, tanpa kalian sadari, dinding rumah bisa menjadi sumber kuman maupun bakteri berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan anggota keluarga di rumah.  Selain menimbulkan berbagai penyakit, bakteri pada dinding juga bisa menyebabkan bau tidak sedap dalam ruang