Lebih Dekat dengan Lapis Bogor Sangkuriang, Oleh-Oleh Khas Bogor

Gambar
Sudah tepat jika Bogor adalah salah satu sebagai surganya wisata kuliner. Di Bogor, wisatawan yang berkunjung akan lebih banyak sekadar singgah. Tingkat hunian di hotel tidak begitu panjang. Berbeda dengan kunjungan ke restoran atau toko oleh-oleh Bogor yang menjual oleh-oleh khas Bogor. Tidak puas jika kita berkunjung ke suatu tempat tanpa membawa oleh-oleh bagi sanak keluarga. Kalau kalian berkunjung ke Bogor apa yang wajib dibawa pulang sebagai oleh-olehnya?

Yuk kita berkenalan dengan salah satu oleh-oleh Bogor yang wajib menjadi daftar teratas kalian untuk diburu saat berkunjung ke Bogor.
Lapis Bogor Sangkuriang diproduksi oleh PT. Agrinesia Raya yang merupakan produsen makanan terbesar dan pertama yang menggunakan bahan dasar utama tepung talas di Bogor. Berdiri sejak Juni 2011 dengan produk utamanya, yaitu kue lapis talas Bogor yang diberi nama Lapis Bogor Sangkuriang, memiliki khas pada rasa dan tekstur, kue yang lembut serta komitmennya dalam mengembangkan usaha produk makana…

Mari Beralih ke Energi Terbarukan Bersama Baran


dari kiri ke kanan: Victor Wirawan selaku CEO dari PT Aldebaran Rekayasa Cipta, Triharsa Adicahya selaku CTO dari PT Aldebaran Rakayasa Cipta dan Dihar Dakir selaku Coporate Secretary dari PT Aldebaran Rekayasa Cipta

Perjalanan saya di hari jum’at yang lalu mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat dengan perusahaan yang bergerak di bidang energi terbarukan. Bukan hanya dimonopoli oleh pemerintah, Aldebaran menawarkan solusi konsumsi energi tanpa hasil dari fosil (tidak dapat diperbaharui), bahkan untuk listrik, nantinya kita tidak perlu lagi repot dengan biaya tagihan bulanan. Konsumsi energi yang kita gunakan dari listrik negara saat ini lebih banyak menggunakan dari pembangkit dengan menggunakan bahan bakar yang tidak dapat diperbaharui (batu bara). Sudah saatnya kita harus beralih ke penggunaan energi yang terbarukan serta ramah dengan lingkungan.


·        Kami semua disambut oleh Victor Wirawan selaku CEO dari PT Aldebaran Rekayasa Cipta, Triharsa Adicahya selaku CTO dari PT Aldebaran Rakayasa Cipta dan Dihar Dakir selaku Coporate Secretary dari PT Aldebaran Rekayasa Cipta .


3


Bisnis utama dari baran terdiri dari
  • Baran Power yang terdiri dari:


o    Baran Power Wall dengan kapasitas dayanya 8800 watt Hours yang dapat digunakan di rumah-rumah, sebuah kawasan real estate dan atau mini power plant pertambangan, perkebunan dan lain-lain. Sebuah Baran Power Wall dapat digunakan untuk listrik berdaya 2200 KwH dengan pemakaian selama 12 jam. Dan untuk pemakaian selama 24 jam menggunakan Baran Power Wall, tinggal kita tambah saja jumlahnya. Dengan ini dapat kita ambil kesimpulan hingga 10-15 ke depan tidak perlu lagi membayar biaya langganan listrik negara. Salah satu tantangan di Indonesia yang ingin dikejar oleh Aldebaran adalah harga listrik rumah tangga yang terus naik setiap tahunnya 10-15%


o   Baran Power Pack dengan kapasitas dayanya mencapai 10.000-60.000 watt yang dapat digunakan di perkantoran, restoran, cafe, hotel, mall dan lain-lainnya; dan
o   Baran Power Cube dengan kapasitas dayanya di atas 1 Mega watt yang dapat digunakan di pabrik-pabrik, pertambangan, perkebunan dan lain-lain.


  • Baran Electric Vehicle, kendaraan listrik yang dihadirkan oleh baran. Saat ini salah satu pengelola stasiun pengisian bahan bakar telah menyediakan sarananya (SPLU).


  • Baran Property, akan disiapkan sebuah kawasan khusus yang proyeknya akan dimulai di tahun 2019. Dengan cicilan yang ringan dilengkapi berbagai fasilitas.
Mari kita sambut masa depan bersama Baran, untuk lebih lanjut dapatkan informasi di laman resmi mereka: baran-energy.com dan akun IG Baran: @baranenergy serta akun IG CEO-nya @victorwirawan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Promo 12.12 Pertama Kali Menggunakan Aplikasi DANA

Savasa Deltamas, Hunian Kota Pintar Kolaborasi Sinar Mas Land dengan Panasonic di Kota Deltamas

Grand Wisata, Kota Mandiri dari Sinar Mas Land di Timur Jakarta