Quarry Walk: Jalan Santai Mengitari Area Bekas Tambang Indocement yang Kini Produktif

Gambar
Dari rangkaian acara kunjungan yang diadakan oleh PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement), setelah saya hitung jumlah postingan di blog ini dengan berlabel "Indocement" ada sebanyak 8 postingan (termasuk yang terbaru ini). 
Ikut bersama karyawan Indocement dalam merayakan hari ulang tahun ke-44 adalah suatu kebanggaan tersendiri. Ada sekitar 700 peserta yang meramaikan acara Quarry Walk yang digelar pada jum'at pagi, 16 Agustus 2019 lalu.
Rangkaian acaranya sendiri telah digelar sejak tgl 4 Agustus 2019, dimulai dengan Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan yang menyelenggarakan Quarry Open Day - Bike to Nature, suatu kegiatan bersepeda melintasi indahnya alam di area tambang yang melibatkan tidak hanya karyawan Indocement Pabrik Tarjun, tetapi juga diikuti oleh ratusan bikers dari berbagai komunitas bersepeda di wilayah Kalimantan Selatan hingga Sulawesi Selatan. Selain itu juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial donor darah, jalan sehat, bazaar beragam prod…

Mari Beralih ke Energi Terbarukan Bersama Baran


dari kiri ke kanan: Victor Wirawan selaku CEO dari PT Aldebaran Rekayasa Cipta, Triharsa Adicahya selaku CTO dari PT Aldebaran Rakayasa Cipta dan Dihar Dakir selaku Coporate Secretary dari PT Aldebaran Rekayasa Cipta

Perjalanan saya di hari jum’at yang lalu mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat dengan perusahaan yang bergerak di bidang energi terbarukan. Bukan hanya dimonopoli oleh pemerintah, Aldebaran menawarkan solusi konsumsi energi tanpa hasil dari fosil (tidak dapat diperbaharui), bahkan untuk listrik, nantinya kita tidak perlu lagi repot dengan biaya tagihan bulanan. Konsumsi energi yang kita gunakan dari listrik negara saat ini lebih banyak menggunakan dari pembangkit dengan menggunakan bahan bakar yang tidak dapat diperbaharui (batu bara). Sudah saatnya kita harus beralih ke penggunaan energi yang terbarukan serta ramah dengan lingkungan.


·        Kami semua disambut oleh Victor Wirawan selaku CEO dari PT Aldebaran Rekayasa Cipta, Triharsa Adicahya selaku CTO dari PT Aldebaran Rakayasa Cipta dan Dihar Dakir selaku Coporate Secretary dari PT Aldebaran Rekayasa Cipta .


3


Bisnis utama dari baran terdiri dari
  • Baran Power yang terdiri dari:


o    Baran Power Wall dengan kapasitas dayanya 8800 watt Hours yang dapat digunakan di rumah-rumah, sebuah kawasan real estate dan atau mini power plant pertambangan, perkebunan dan lain-lain. Sebuah Baran Power Wall dapat digunakan untuk listrik berdaya 2200 KwH dengan pemakaian selama 12 jam. Dan untuk pemakaian selama 24 jam menggunakan Baran Power Wall, tinggal kita tambah saja jumlahnya. Dengan ini dapat kita ambil kesimpulan hingga 10-15 ke depan tidak perlu lagi membayar biaya langganan listrik negara. Salah satu tantangan di Indonesia yang ingin dikejar oleh Aldebaran adalah harga listrik rumah tangga yang terus naik setiap tahunnya 10-15%


o   Baran Power Pack dengan kapasitas dayanya mencapai 10.000-60.000 watt yang dapat digunakan di perkantoran, restoran, cafe, hotel, mall dan lain-lainnya; dan
o   Baran Power Cube dengan kapasitas dayanya di atas 1 Mega watt yang dapat digunakan di pabrik-pabrik, pertambangan, perkebunan dan lain-lain.


  • Baran Electric Vehicle, kendaraan listrik yang dihadirkan oleh baran. Saat ini salah satu pengelola stasiun pengisian bahan bakar telah menyediakan sarananya (SPLU).


  • Baran Property, akan disiapkan sebuah kawasan khusus yang proyeknya akan dimulai di tahun 2019. Dengan cicilan yang ringan dilengkapi berbagai fasilitas.
Mari kita sambut masa depan bersama Baran, untuk lebih lanjut dapatkan informasi di laman resmi mereka: baran-energy.com dan akun IG Baran: @baranenergy serta akun IG CEO-nya @victorwirawan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengikuti Blogger Gathering di Kota Wisata Cibubur

XL Home Pow! Layanan Internet Fiber dari XL Axiata

Grand Wisata, Kota Mandiri dari Sinar Mas Land di Timur Jakarta