Lebih Dekat dengan Lapis Bogor Sangkuriang, Oleh-Oleh Khas Bogor

Gambar
Sudah tepat jika Bogor adalah salah satu sebagai surganya wisata kuliner. Di Bogor, wisatawan yang berkunjung akan lebih banyak sekadar singgah. Tingkat hunian di hotel tidak begitu panjang. Berbeda dengan kunjungan ke restoran atau toko oleh-oleh Bogor yang menjual oleh-oleh khas Bogor. Tidak puas jika kita berkunjung ke suatu tempat tanpa membawa oleh-oleh bagi sanak keluarga. Kalau kalian berkunjung ke Bogor apa yang wajib dibawa pulang sebagai oleh-olehnya?

Yuk kita berkenalan dengan salah satu oleh-oleh Bogor yang wajib menjadi daftar teratas kalian untuk diburu saat berkunjung ke Bogor.
Lapis Bogor Sangkuriang diproduksi oleh PT. Agrinesia Raya yang merupakan produsen makanan terbesar dan pertama yang menggunakan bahan dasar utama tepung talas di Bogor. Berdiri sejak Juni 2011 dengan produk utamanya, yaitu kue lapis talas Bogor yang diberi nama Lapis Bogor Sangkuriang, memiliki khas pada rasa dan tekstur, kue yang lembut serta komitmennya dalam mengembangkan usaha produk makana…

Inovasi SiDU Untuk Mendukung Progres Hidup Masyarakat Indonesia

 
Martin Jimi, Okky Madasari dan Sovan K Ganguly
Siapa yang tidak kenal dengan merek Sinar Dunia atau SiDU? Nama ini menjadi pilihan teratas untuk buku tulis yang akan kita pakai karena kualitasnya. Sejak pertama belajar menulis kita sudah akrab dengan merek ini.

Asia Pulp & Paper (APP) Sinarmas, produsen kertas terbesar di Indonesia, memperkenalkan inovasi terbaru kertas SiDU di Gedung Arsip Nasional di Jakarta hari ini. Mengapa acaranya digelar di Gedung Arsip Nasional?Sejarah dicatat tidak lepas dari sebuah dokumen dalam lembaran kertas. Di gedung ini banyak tersimpan lembaran dokumen sejarah dari masa lalu yang harus kita jaga dan rawat. Sejalan dengan fokus pada inovasi produk-produk berkualitas serta keinginan untuk selalu memenuhi perkembangan kebutuhan dari konsumen, kertas SiDU hadir lebih tebal, putih dan cerah untuk hasil cetak yang lebih tajam.

Kertas telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, industri pulp dan kertas merupakan kontibutor devisa terbesar ke-7 dari sektor non-migas di Indonesia. Pada tahun 2016, industri pulp dan kertas menyumbang 3,79 miliar dollar AS pada pendapatan nasional. Disamping itu, industri kertas juga menyerap lebih dari 260.000 tenaga kerja Indonesia. “SiDU merasa bangga bahwa kertas telah menjadi bagian penting dalam kemajuan hidup masyarakat Indonesia.  Kami berkomitmen untuk mendukung kemajuan Indonesia dan akan terus berinovasi dengan menyediakan produk-produk berkualitas tinggi melalui proses manufaktur yang berstandar internasional dan bertanggung jawab,” kata Sovan K. Ganguly, Asia Pulp and Paper Consumer Business Unit Head.

"Selama bertahun-tahun, SiDU telah menjadi bagian dari progres penggunaan kertas di Indonesia untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan konsumen di sektor korporasi, pendidikan, bisnis, serta untuk penggunaan pribadi. Sebagai pemimpin pasar, SiDU melakukan inovasi berkelanjutan untuk menghadirkan kertas dengan kualitas terbaik untuk menjawab kebutuhan konsumen dari masa ke masa. Hal ini dilakukan berdasarkan masukan konsumen serta riset yang mendalam dimana saat ini konsumen membutuhkan kertas yang lebih tebal, putih dan cerah sehingga hasil cetak menjadi lebih tajam.” kata Martin Jimi, SiDU Consumer Domestic Business Head.

Okky Madasari  membacakan sebuah puisi

Okky Madasari seorang penulis mengatakan bahwa kertas telah memberikan sumbangsih yang besar bagi kemajuan manusia dan bangsa. Ada begitu banyak momen sejarah yang tercatat di atas kertas dari deklarasi kemerdekaan, sumpah pemuda, hingga tulisan-tulisan dan puisi legendaris yang membantu kita memahami dan menghargai warisan serta potensi kita. “Sebagai seorang penulis, saya pribadi tidak dapat membayangkan hidup tanpa kertas. Kertas tidak hanya memiliki peran secara fungsional, tetapi juga medium untuk mengekspresikan perasaan serta pikiran.” Kata Okky

Dengan inovasi yang berkelanjutan dan strategi bisnis yang progresif, SiDU berharap dapat memberikan kontribusi yang berkesinambungan terhadap ekonomi serta progres hidup masyarakat Indonesia. Saat ini, SiDU memimpin pasar dengan menguasai lebih dari 50% pangsa pasar kertas cetak dan fotokopi di Indonesia.




SiDU optimis dapat mempertahankan kepemimpinan tersebut dengan meluncurkan produk terbarunya. “Kami akan memperluas dan memperkuat jaringan distribusi untuk memastikan bahwa kertas SiDU tersedia sampai ke seluruh pelosok daerah di Indonesia. Untuk itu kami memperbanyak mitra bisnis baru untuk memastikan ketersediaan produk kertas SiDU terutama di luar Jawa dan Sumatera sehingga kami dapat menjadi bagian dari progres hidup masyarakat Indonesia lebih banyak lagi.” Tutup Martin.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Promo 12.12 Pertama Kali Menggunakan Aplikasi DANA

Savasa Deltamas, Hunian Kota Pintar Kolaborasi Sinar Mas Land dengan Panasonic di Kota Deltamas

Grand Wisata, Kota Mandiri dari Sinar Mas Land di Timur Jakarta