Lebih Dekat dengan Lapis Bogor Sangkuriang, Oleh-Oleh Khas Bogor

Gambar
Sudah tepat jika Bogor adalah salah satu sebagai surganya wisata kuliner. Di Bogor, wisatawan yang berkunjung akan lebih banyak sekadar singgah. Tingkat hunian di hotel tidak begitu panjang. Berbeda dengan kunjungan ke restoran atau toko oleh-oleh Bogor yang menjual oleh-oleh khas Bogor. Tidak puas jika kita berkunjung ke suatu tempat tanpa membawa oleh-oleh bagi sanak keluarga. Kalau kalian berkunjung ke Bogor apa yang wajib dibawa pulang sebagai oleh-olehnya?

Yuk kita berkenalan dengan salah satu oleh-oleh Bogor yang wajib menjadi daftar teratas kalian untuk diburu saat berkunjung ke Bogor.
Lapis Bogor Sangkuriang diproduksi oleh PT. Agrinesia Raya yang merupakan produsen makanan terbesar dan pertama yang menggunakan bahan dasar utama tepung talas di Bogor. Berdiri sejak Juni 2011 dengan produk utamanya, yaitu kue lapis talas Bogor yang diberi nama Lapis Bogor Sangkuriang, memiliki khas pada rasa dan tekstur, kue yang lembut serta komitmennya dalam mengembangkan usaha produk makana…

Menyaksikan Langsung Final Piala Jenderal Sudirman


Setelah beberapa hari sebelumnya mengikuti acara press conference Piala Jenderal Sudirman di Hotel Atlet Century Park, di hari minggu, 24 Januari 2016 yang bertempat di Stadion Utama Gelora Bung Karno acara Final Piala Jenderal Sudirman digelar yang mempertemukan Semen Padang (warna kostum merah-merah-merah) melawan Mitra Kukar (warna kostum kuning-kuning-hitam).

Hasil pemantauan sepanjang perjalanan saya menuju lokasi, dari Stasiun Sudirman, Halte Gelora hingga di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno, suporter dari Semen Padang dengan warna merahnya tampak mendominasi.


Karena mendapat akses media, area yang saya dapat pun di tribun media. Beberapa yang disayangkan dari pergelaran acara ini, saya melihat sendiri ada seseorang yang masuk tanpa memiliki kartu tanda pengenal atau tiket (satu oknum Polisi yang memberinya akses), masih bebasnya para perokok melakukan kegiatannya di tribun penonton (mereka berada di depan dan samping saya) hingga tidak sterilnya tribun media (banyak penonton dari salah satu tim yang memenuhi area tribun media).
Yang paling parah sih area meja kami terkena bocor tetesan hujan.

Hujan deras yang turun saat sesi pemanasan bukan hanya mengganggu jalannya pertandingan (pawang hujan tugasnya gagal  nih!). Saya sih berniat menyaksikan "aksi" dari drone yang digunakan untuk mendokumentasikan selama pertandingan, sayangnya hanya terlihat beberapa saat.
Saat menyaksikan di televisi beberapa pertandingan Piala Jenderal Sudirman sebelumnya, saya takjub dan terkesima dengan cara pengambilan gambar oleh Netmediatama.


Lapar menghampiri di paruh pertama pertandingan, dan juga koneksi internet yang tidak nyaman (wifi yang disediakan oleh panitia pun tidak berguna) membuat semakin ingin cepat pulang. Saya bersama teman mengunjungi ruang khusus media. Ngopi-ngopi dari sponsor yang airnya tidak panas (cuma hangat). Beberapa cemilan cukup mengganjal perut yang kosong.

Tampaknya menonton (streaming) di ruang media jadi lebih menarik, suara gemuruh teriakan penonton di luar menjadi tanda telah terjadinya gol. Saat kedudukan menjadi seri banyak yang mengeluh durasi kerja mereka akan menjadi semakin panjang. Gol penentu menjelang akhir babak kedua akhirnya menjadi jawaban.
Selamat untuk Mitra Kukar yang menjadi pemenang Final Piala Jenderal Sudirman 2015/2016.
Beberapa kejadian sebelum dan menjelang acara saya kompilasi di daftar video berikut ini:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Grand Wisata, Kota Mandiri dari Sinar Mas Land di Timur Jakarta

Savasa Deltamas, Hunian Kota Pintar Kolaborasi Sinar Mas Land dengan Panasonic di Kota Deltamas

Di Promo 12.12 Pertama Kali Menggunakan Aplikasi DANA