Lebih Dekat dengan Lapis Bogor Sangkuriang, Oleh-Oleh Khas Bogor

Gambar
Sudah tepat jika Bogor adalah salah satu sebagai surganya wisata kuliner. Di Bogor, wisatawan yang berkunjung akan lebih banyak sekadar singgah. Tingkat hunian di hotel tidak begitu panjang. Berbeda dengan kunjungan ke restoran atau toko oleh-oleh Bogor yang menjual oleh-oleh khas Bogor. Tidak puas jika kita berkunjung ke suatu tempat tanpa membawa oleh-oleh bagi sanak keluarga. Kalau kalian berkunjung ke Bogor apa yang wajib dibawa pulang sebagai oleh-olehnya?

Yuk kita berkenalan dengan salah satu oleh-oleh Bogor yang wajib menjadi daftar teratas kalian untuk diburu saat berkunjung ke Bogor.
Lapis Bogor Sangkuriang diproduksi oleh PT. Agrinesia Raya yang merupakan produsen makanan terbesar dan pertama yang menggunakan bahan dasar utama tepung talas di Bogor. Berdiri sejak Juni 2011 dengan produk utamanya, yaitu kue lapis talas Bogor yang diberi nama Lapis Bogor Sangkuriang, memiliki khas pada rasa dan tekstur, kue yang lembut serta komitmennya dalam mengembangkan usaha produk makana…

Menuju Grand Final Jenderal Sudirman Cup 2015

Piala Jenderal Sudirman setinggi  58 sentimeter buatan seniman George Timorason ini terbuat dari kuningan dan emas yang terdiri dari bola dengan detil bintang lima dan siluet sosok Jenderal Sudirman.

Turnamen sepakbola yang bertajuk Jenderal Sudirman Cup akhirnya memasuki tahap grand final. Partai puncak mempertemukan dua tim, yaitu Semen Padang dan Mitra Kukar yang akan bertanding pada hari Minggu, 24 Januari 2016 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Acara grand final ini akan disiarkan langsung oleh NET. Televisi Masa Kini mulai pukul 18.30 WIB.
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan, perjuangan Jenderal Sudirman menjadi pemicu semangat pemuda untuk membangkitkan olahraga nasional melalui Jenderal Sudirman Cup Indonesian Championship Torabika 2015/ 2016. Jenderal Sudirman adalah sosok pahlawan nasional yang meninggal saat masih muda di usia 34 tahun. Selain itu, kemerdekaan Indonesia diinisiasi oleh pemuda. Berkat Sumpah Pemuda, 17 tahun kemudian Republik Indonesia merdeka. “Acara pertandingan grand final ini ingin menggelorakan kembali semangat generasi muda, jadi bukan hanya sekedar pertandingan final sepakbola, tapi bertepatan dengan peringatan 100 tahun Jenderal Besar Sudirman, yang lahir di Purbalingga, 24 Januari 1916. Acara ini ingin mengingatkan kembali sejarah, sebagai pembelajaran ke depan untuk bersama-sama membangun bangsa, tanpa memojokkan dan menjelekkan satu sama lain.”


Seluruh acara final sampai penutupan penyelenggaraannya dipercayakan kepada anak-anak muda. Seperti disampaikan oleh Abdee Slank, selaku Ketua Steering Committee turnamen sepak bola Piala Jenderal Sudirman, “Acara grand final turnamen sepakbola Jenderal Sudirman Cup ingin mengembalikan semangat generasi muda untuk bersatu, satu visi untuk kemajuan Indonesia.” Seremoni grand final turnamen sepakbola Jenderal Sudirman Cup sekaligus ingin melambangkan semangat generasi muda.
Rangkaian acara digelar untuk menyemarakkan partai grand final Jenderal Sudirman Cup di GBK. Acara akan dibuka dengan atraksi terjun payung dari prajurit Tentara Nasional Indonesia pada Minggu sore. Selain itu, dua grup band Indonesia, Noah dan Slank akan tampil menghibur seluruh penonton yang hadir di GBK. Mereka akan tampil berkolaborasi dengan penyanyi lainnya. Penampilan mereka akan ditambah dengan atraksi tata lampu dan musik yang menawan. “Grand final ini akan dibuat lebih menghibur dan berbeda dengan turnamen sepakbola yang pernah digelar di Indonesia,” tutup Abdee.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo secara simbolis menyerahkan Piala Jenderal Sudirman kepada Abdee Slank, Ketua Steering Committee turnamen Jenderal Sudirman Cup Indonesian Championship Torabika 2015/ 2016. 



Ketua Pelaksana turnamen sepakbola Jenderal Sudirman Cup Hasani Abdulgani menyatakan, pada acara nanti juga akan diumumkan pemenang Pemain Terbaik yang nominasinya adalah Rizky Pellu (Mitra Kukar), Yanto Basna (Mitra Kukar), Christian Gonzales (Arema) dan Nur Iskandar (Semen Padang). Selain itu, akan diumumkan Suporter Terbaik dan Wasit Terbaik.


Bimbim, drummer Slank mengaku sangat respek terhadap sosok Jenderal Sudirman, sehingga mau tampil dalam acara ini. Ridho, gitaris Slank menambahkan, “Saya berharap turnamen ini bisa menjadi spirit kebangkitan sepakbola nasional. Semoga kompetisi berjalan baik, dan kisruh sepakbola nasional bisa segera selesai.”



Mulai hari Kamis, 21 Januari 2016, piala replika Jenderal Sudirman akan diarak mulai dari Purbalingga, kota kelahiran Jenderal Sudirman, dan dijadwalkan sampai di Jakarta pada hari Minggu, 24 Januari 2016. Piala yang dibuat oleh seniman George Timorason ini akan singgah di Kodam IV Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, dan Kodam III Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, sebelum akhirnya tiba di Museum Satria Mandala Jakarta yang berada di wilayah Kodam Jaya, hari Minggu nanti. Piala kemudian akan diarak ke Stadion GBK dengan ditandu seperti saat Panglima Besar Jenderal Sudirman berperang.  

Bagi saya yang menarik dari kompetisi ini adalah suguhan pengambilan gambar yang berkualitas dari Netmediatama, yang berhasil tampil berbeda dengan televisi lain yang pernah menyiarkan siaran pertandingan sepabkbola secara langsung di Indonesia.
Semoga di hari minggu nanti berkesempatan untuk melihat langsung proses keajaiban ini :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Promo 12.12 Pertama Kali Menggunakan Aplikasi DANA

Savasa Deltamas, Hunian Kota Pintar Kolaborasi Sinar Mas Land dengan Panasonic di Kota Deltamas

Grand Wisata, Kota Mandiri dari Sinar Mas Land di Timur Jakarta