Short Trip to Ragunan Zoo

Gambar
Jadwal operasional Taman Margasatwa Ragunan dimulai jam 07.30-16.00, Selasa-Minggu. Tarif pelayanan masuknya bagi pengunjung dewasa Rp4000 dan anak-anak Rp3000. Untuk kendaraan;  motor Rp3000, mobil Rp6000,  sepeda Rp1000, bus sedang Rp12.500, dan bus besar Rp15.000. Tarif ini berlaku tiap hari. Untuk tarif masuk wahana; Children Zoo, tiket untuk dewasa atau anak-anak Rp2500, Pusat Primata Schmutzer, dewasa atau anak-anak Rp6500 (di tengah pekan), Rp7500 (di akhir pekan), Kuda Tunggang, Rp5000/ satu kali keliling, dan Unta Tunggang Rp7500/ satu kali keliling. Semua opsi pembayaran hanya menggunakan JakCard yang dapat dibeli di tiap area masuk Taman Margasatwa Ragunan. Kartu JakCard dijual Rp65.000 dengan isi saldo sebesar Rp50.000 dan dijual Rp35.000 dengan isi saldo sebesar Rp20.000.

Selanjutnya saya akan membahas panduan bagaimana untuk menuju dan atau dari Ragunan ke tempat kalian. Dari tol Jagorawi ambil jalan keluar menuju Jl. Tol Lingkar Luar Jkt/Jl. Tol Tahi Bonar Simatupang/Tol P…

Menuju Grand Final Jenderal Sudirman Cup 2015

Piala Jenderal Sudirman setinggi  58 sentimeter buatan seniman George Timorason ini terbuat dari kuningan dan emas yang terdiri dari bola dengan detil bintang lima dan siluet sosok Jenderal Sudirman.

Turnamen sepakbola yang bertajuk Jenderal Sudirman Cup akhirnya memasuki tahap grand final. Partai puncak mempertemukan dua tim, yaitu Semen Padang dan Mitra Kukar yang akan bertanding pada hari Minggu, 24 Januari 2016 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Acara grand final ini akan disiarkan langsung oleh NET. Televisi Masa Kini mulai pukul 18.30 WIB.
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan, perjuangan Jenderal Sudirman menjadi pemicu semangat pemuda untuk membangkitkan olahraga nasional melalui Jenderal Sudirman Cup Indonesian Championship Torabika 2015/ 2016. Jenderal Sudirman adalah sosok pahlawan nasional yang meninggal saat masih muda di usia 34 tahun. Selain itu, kemerdekaan Indonesia diinisiasi oleh pemuda. Berkat Sumpah Pemuda, 17 tahun kemudian Republik Indonesia merdeka. “Acara pertandingan grand final ini ingin menggelorakan kembali semangat generasi muda, jadi bukan hanya sekedar pertandingan final sepakbola, tapi bertepatan dengan peringatan 100 tahun Jenderal Besar Sudirman, yang lahir di Purbalingga, 24 Januari 1916. Acara ini ingin mengingatkan kembali sejarah, sebagai pembelajaran ke depan untuk bersama-sama membangun bangsa, tanpa memojokkan dan menjelekkan satu sama lain.”


Seluruh acara final sampai penutupan penyelenggaraannya dipercayakan kepada anak-anak muda. Seperti disampaikan oleh Abdee Slank, selaku Ketua Steering Committee turnamen sepak bola Piala Jenderal Sudirman, “Acara grand final turnamen sepakbola Jenderal Sudirman Cup ingin mengembalikan semangat generasi muda untuk bersatu, satu visi untuk kemajuan Indonesia.” Seremoni grand final turnamen sepakbola Jenderal Sudirman Cup sekaligus ingin melambangkan semangat generasi muda.
Rangkaian acara digelar untuk menyemarakkan partai grand final Jenderal Sudirman Cup di GBK. Acara akan dibuka dengan atraksi terjun payung dari prajurit Tentara Nasional Indonesia pada Minggu sore. Selain itu, dua grup band Indonesia, Noah dan Slank akan tampil menghibur seluruh penonton yang hadir di GBK. Mereka akan tampil berkolaborasi dengan penyanyi lainnya. Penampilan mereka akan ditambah dengan atraksi tata lampu dan musik yang menawan. “Grand final ini akan dibuat lebih menghibur dan berbeda dengan turnamen sepakbola yang pernah digelar di Indonesia,” tutup Abdee.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo secara simbolis menyerahkan Piala Jenderal Sudirman kepada Abdee Slank, Ketua Steering Committee turnamen Jenderal Sudirman Cup Indonesian Championship Torabika 2015/ 2016. 



Ketua Pelaksana turnamen sepakbola Jenderal Sudirman Cup Hasani Abdulgani menyatakan, pada acara nanti juga akan diumumkan pemenang Pemain Terbaik yang nominasinya adalah Rizky Pellu (Mitra Kukar), Yanto Basna (Mitra Kukar), Christian Gonzales (Arema) dan Nur Iskandar (Semen Padang). Selain itu, akan diumumkan Suporter Terbaik dan Wasit Terbaik.


Bimbim, drummer Slank mengaku sangat respek terhadap sosok Jenderal Sudirman, sehingga mau tampil dalam acara ini. Ridho, gitaris Slank menambahkan, “Saya berharap turnamen ini bisa menjadi spirit kebangkitan sepakbola nasional. Semoga kompetisi berjalan baik, dan kisruh sepakbola nasional bisa segera selesai.”



Mulai hari Kamis, 21 Januari 2016, piala replika Jenderal Sudirman akan diarak mulai dari Purbalingga, kota kelahiran Jenderal Sudirman, dan dijadwalkan sampai di Jakarta pada hari Minggu, 24 Januari 2016. Piala yang dibuat oleh seniman George Timorason ini akan singgah di Kodam IV Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, dan Kodam III Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, sebelum akhirnya tiba di Museum Satria Mandala Jakarta yang berada di wilayah Kodam Jaya, hari Minggu nanti. Piala kemudian akan diarak ke Stadion GBK dengan ditandu seperti saat Panglima Besar Jenderal Sudirman berperang.  

Bagi saya yang menarik dari kompetisi ini adalah suguhan pengambilan gambar yang berkualitas dari Netmediatama, yang berhasil tampil berbeda dengan televisi lain yang pernah menyiarkan siaran pertandingan sepabkbola secara langsung di Indonesia.
Semoga di hari minggu nanti berkesempatan untuk melihat langsung proses keajaiban ini :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asia Pacific Predator League 2020 Dibuka! Lebih Seru dan Megah dengan Total Prize Pool US$400.000

Sinopsis Sang Kiai

Tunjang Produktivitas dengan Modern PC