Diskusi Menuju Indonesia Merdeka Sinyal

Gambar
Hari Rabu, 10 April 2019 saya mengikuti salah satu kegiatan dari Forum Merdeka Barat 9 dengan mengangkat tema "Menuju Indonesia Bebas Sinyal".
Para pembicara di antaranya menghadirkan:
- Janu Suryanto - Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementrian Perindustrian,
- Meidiyanto Andwiputro - GM Marketing PT. Pasific Satelit Nusantara,
- Aba Maulaka - Kadis Kominfo Provinsi NTT,
- Anang Latif - Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti).
Indonesia negara dengan jumlah kepulauan terbesar yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Dengan jumlah pulau sebanyak 17.504 dan luas wilayah mencapai 1.91 juta persegi, Indonesia membutuhkan teknologi yang dapat mengintegrasikan seluruh wilayah untuk mengatasi kesenjangan antar wilayah yang ada selama ini.

Para pembicara yang hadir satu persatu membagikan pemaparannya, paling menarik tentunya dari Bapak Aba Maulaka selaku Kepala Dinas Kominfo Provinsi NTT. Beliau mengatakan di Provinsi NTT sana bek…

Mencoba Netflix Yang Kini Resmi Masuk Pasar Indonesia


Netflix, layanan streaming film panjang dan film serial yang kekinian di Amerika Serikat kini resmi hadir di Indonesia. CEO Netflix, Reed Hastings dalam acara CES 2016, rabu lalu mengumumkan #NetflixEverywhere (termasuk di Indonesia, kecuali Tiongkok).

Sebelum Netflix saya sudah akrab dan sempat menggunakan viki, yang kontennya kebanyakan berasal dari Korea Selatan. Telkomsel bekerjasama dengan Disney menghadirkan Moovigo, layanan Disney Movie On Demand dengan kearifan lokal (konten film-film Disney-nya cukup banyak dengan film-film terbaru yang setelah beberapa bulan tayang di bioskop). Multivision menghadirkan nonton.com, terakhir saya akses berisi sinetron mereka yang di tahun 90-an merajai pertelevisian di Indonesia. Terakhir yang sering saya gunakan sih google play movie, lebih seringnya menyewa dengan batas waktu 48 jam.

Sejak memiliki Kata Box saya sudah mencoba untuk "berkenalan" dengan Netflix, sayangnya dalam proses registrasi kita diHARUSKAN untuk mengisi data kartu kredit, hingga akhirnya halaman utama dapat tampil. Layanan streaming lainnya yang sudah pre-installed di Kata Box dapat saya coba dan gunakan cukup dengan membuat akun, tanpa mengHARUSkan memiliki kartu kredit.

Notifikasi Yang Muncul Karena Tidak Melengkapi Data Kartu Kredit
Berkat bantuan seorang teman yang memiliki kartu kredit dan berlangganan internet yang stabil, saya akhirnya bisa mencoba Netflix yang kini resmi masuk pasar Indonesia. Jangan terlalu cepat berharap konten yang ditawarkannya akan sama dengan negara asalnya. Paling tidak, kini bertambah satu layanan streaming yang legal. Padahal saya lebih berharap Spotify yang masuk resmi pasar Indonesia di awal tahun 2016 ini.
Tampilan Menu Utama Netflix
Punya kartu kredit dan berlangganan internet yang stabil? Kalian harus mencoba Netflix! Siapkan waktu kalian untuk menontonnya, jangan cuma senang memasukkan film-film ke daftar, tapi tidak memiliki waktu untuk menontonnya. Selain senang menonton, baik di bioskop atau di kamar. Saya juga biasanya gemar "berselancar" mencari barang-barang keperluan via online shop. Eh iya adik saya sih yang lebih sering, untuk menunjang gaya berpakaian sehari-harinya. Baik untuk ke kantor atau ke kampus. Pilihan sepatu terbaik dapat mengawali langkah sebuah kesuksesan bagi dirinya. Yuk nonton dengan gaya! :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Promo 12.12 Pertama Kali Menggunakan Aplikasi DANA

Savasa Deltamas, Hunian Kota Pintar Kolaborasi Sinar Mas Land dengan Panasonic di Kota Deltamas

Grand Wisata, Kota Mandiri dari Sinar Mas Land di Timur Jakarta