Diskusi Menuju Indonesia Merdeka Sinyal

Gambar
Hari Rabu, 10 April 2019 saya mengikuti salah satu kegiatan dari Forum Merdeka Barat 9 dengan mengangkat tema "Menuju Indonesia Bebas Sinyal".
Para pembicara di antaranya menghadirkan:
- Janu Suryanto - Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementrian Perindustrian,
- Meidiyanto Andwiputro - GM Marketing PT. Pasific Satelit Nusantara,
- Aba Maulaka - Kadis Kominfo Provinsi NTT,
- Anang Latif - Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti).
Indonesia negara dengan jumlah kepulauan terbesar yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Dengan jumlah pulau sebanyak 17.504 dan luas wilayah mencapai 1.91 juta persegi, Indonesia membutuhkan teknologi yang dapat mengintegrasikan seluruh wilayah untuk mengatasi kesenjangan antar wilayah yang ada selama ini.

Para pembicara yang hadir satu persatu membagikan pemaparannya, paling menarik tentunya dari Bapak Aba Maulaka selaku Kepala Dinas Kominfo Provinsi NTT. Beliau mengatakan di Provinsi NTT sana bek…

Google Play Film Kini Hadir di Indonesia

Kamis pagi seorang teman melalui akun path-nya telah berbagi sebuah screenshot tampilan Google play yang kini telah hadir satu layanan terbaru yang bisa dinikmati di wilayah Republik Indonesia. Sebenarnya saya lebih menantikan layanan dari Google play Music daripada Google play Movie.
Yups! Satu layanan dari Google play yang kini hadir dan bisa kita nikmati adalah Google play Movie.
Di layanan ini kita bisa menyewa dan mengunduh film-film yang tersedia. Google play Movie telah bekerjasama dengan studio-studio yang tergabung ke dalam grup MPAA, atau bisa kita sebut dengan studio film-film hollywood.
Berikut tampilan awal terbaru dari Google play


Layanan Google play Book dan Google play Game telah hadir dan bisa digunakan lebih awal di kawasan Republik Indonesia. Untuk penggunaan menyewa dan mengunduh film-film yang tersedia di Google play Movie kita cukup memanfaatkan pemotongan pulsa. 
Bagi saya yang seharian ini mencoba dan menelusuri semua film-film yang tersedia di Google play Movie merasa sangat mudah dibanding dengan layanan sejenis yang telah lebih dahulu hadir yang sifatnya nasional. Saya juga sudah memasang sedikitnya tiga aplikasi layanan streaming film legal, namun dari ketiga layanan ini banyak sekali kekurangan dan ketidaknyamanannya. Di Google play Movie dari awal saya sudah merasa nyaman.
Mungkin bagi yang sebelumnya layanan Google play Movie belum aktif bisa baca petunjuknya di sini.

Screencapture Dari Google play Movie
Google play Movie yang telah diaktifkan kini aplikasinya telah terpasang sendiri. Kita dapat menampilkan langsung film-film yang kita sewa atau beli (sebelumnya kita unduh)
Pilihan kualitas gambar yang disediakan ada SD dan HD. Untuk sewa dengan kualitas SD kita diberi penawaran paling murah Rp. 19.000 dan untuk kualitas HD kita diberikan penawaran harga Rp. 25.000. Sedangkan untuk film yang bisa kita unduh harga bervariasi sesuai dengan umur masing-masing film. Untuk film yang lawas kita diberi harga mulai dari Rp. 79.000 dan untuk yang termahal kita diberi harga Rp. 179.000. Suatu pengalaman terbaru bagi kita yang disuguhkan layanan legal dan nyaman. Semoga secepatnya Google play Music hadir di Republik Indonesia tercinta menggantikan layanan streaming yang sudah ada dan tidak nyaman dalam pembayaran.




Tampilan Awal Google play Movie setelah diperbaharui
Tampilan dari Google play Movie terdiri dari: Kategori, Beranda, Film Terlaris, Rilis Film Terbaru.
Di siang hari kemudian akun Twitter resmi Google Indonesia mengumumkan:
Selamat datang, Google Play Film! Sekarang tersedia untuk pengguna di Indonesia. Selamat menonton! pic.twitter.com/wy93Anszic

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Promo 12.12 Pertama Kali Menggunakan Aplikasi DANA

Savasa Deltamas, Hunian Kota Pintar Kolaborasi Sinar Mas Land dengan Panasonic di Kota Deltamas

Grand Wisata, Kota Mandiri dari Sinar Mas Land di Timur Jakarta