Mari Kita Sambut Kelahiran Baran Energy, Bayi Unicorn Yang Akan Membuat kita Tidak Perlu Bayar Listrik

Gambar
JAKARTA, JUNI 2019 - Akhir-akhir ini, banyak perhatian masyarakat tertuju pada sejumlah tokoh muda sukses dunia, sebut saja misalnya Mark Zuckerberg pemilik Facebook, Jan Koum pendiri WhatsApp, atau  Elon Musk pengusaha muda sukses yang popular dengan beberapa bisnis bertema teknologi futuristik mulai dari bisnis otomotif ramah lingkungan hingga proyek perjalanan lintas angkasa.
Jika di luar negeri sudah banyak anak–anak muda yang sukses di bidangnya masing–masing, di Indonesia pun banyak anak anak muda yang memiliki potensi luar biasa, bahkan sudah sukses. Adalah Victor Wirawan, anak muda milenial Indonesia yang berinisiatif mengembangkan teknologi di bidang energi terbarukan.
Victor, yang oleh teman–teman dan relasinya disamakan dan dijuluki sebagai Elon Musk versi Indonesia tersebut, saat ini bersama dengan puluhan anak–anak muda milenial berbakat di bawah naungan Baran Energy, di antaranya sedang mengembangkan teknologi power storage yang bisa menampung energi listrik, baik yang …

My Borneo Wild Adventure

Malem ini sebenarnya saya baru habis nonton (duluan) film terbaru om Arnie yang tagline terkenalnya sejak film pertama rilis "I'll be back!". Iya saya memang tergolong pemalas untuk menulis review dari film-film yang (seringnya) dapat nonton duluan. Saya lebih suka untuk berdiskusi dengan teman-teman yang akan ikut menonton juga setelah membaca beberapa kicauan saya di akun Twitter +Nontoners Bogor
Sebelum saya berangkat tadi menuju lokasi Mall berlangsungnya acara pemutaran perdana, informasi blog competition "Borneo Wild Adventure" sayang jika dilewatkan dan tidak saya coba. Biar lebih hafal dengan ketentuan lombanya, saya menuliskan (di kertas) kembali.

"Borneo" 
 ketika mendengar nama pulau ini beberapa kata dan kalimat yang langsung ada di kepala adalah...
Pulau terbesar...
Sungai-sungai yang lebar... 
Jalan raya yang menantang... 
Anaconda's and The Black Orchid... 


Hehe yang terakhir saya menyebut satu judul film, Ananconda's and The Black Orchid mengambil lokasi di Borneo, sayangnya bukan di bagian Republik Indonesia tapi di bagian Malaysia. Karena besarnya pulau ini, ada 3 negara yang menguasainya. Brunei Darussalam memiliki daerah yang sangat kecil, tapi tentunya sangat kaya dibanding dengan Indonesia yang memiliki area paling luas.


Saya sendiri baru (mendapat kesempatan) satu kali menginjakan kaki di Borneo, lebih tepatnya di Balikpapan. Kota Balikpapan terletak di Kalimantan Timur dengan bandara udara Sepinggan yang cantiknya seperti bangunan Mall. Experience saat mengelilingi Kota Balikpapan yang terlintas sepertinya akan asyik jika menaklukan jalan raya yang berkelok-kelok yang memiliki banyak tanjakan juga turunan ini dengan Daihatsu New Terios Spirit 2015.
Kembali ke film Anaconda's and The Black Orchid, saya pernah mengunjungi Mangrove Center di Graha Indah, Balikpapan Utara. Saat sampan sudah membawa kita ke dalam area mangrove saya langsung berimajinasi berada di dalam film, sebenarnya tujuan utama datang ke sini untuk melihat bekantan. Sayangnya mereka malu untuk menunjukkan diri atas kedatangan kami.Semoga mendapatkan kesempatan kembali untuk menginjakan kaki di Borneo melihat semua keindahannya.
Sebagai kelengkapan persyaratan mengikuti kompetisi, berikut screencapture dari fb/twitter Daihatsu Indonesia, vivalog dan juga posting via Twitter pribadi:






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menikmati Layanan Konten Premium KLIX TV yang Mengecewakan

Di Promo 12.12 Pertama Kali Menggunakan Aplikasi DANA

Grand Wisata, Kota Mandiri dari Sinar Mas Land di Timur Jakarta