Lebih Dekat dengan Lapis Bogor Sangkuriang, Oleh-Oleh Khas Bogor

Gambar
Sudah tepat jika Bogor adalah salah satu sebagai surganya wisata kuliner. Di Bogor, wisatawan yang berkunjung akan lebih banyak sekadar singgah. Tingkat hunian di hotel tidak begitu panjang. Berbeda dengan kunjungan ke restoran atau toko oleh-oleh Bogor yang menjual oleh-oleh khas Bogor. Tidak puas jika kita berkunjung ke suatu tempat tanpa membawa oleh-oleh bagi sanak keluarga. Kalau kalian berkunjung ke Bogor apa yang wajib dibawa pulang sebagai oleh-olehnya?

Yuk kita berkenalan dengan salah satu oleh-oleh Bogor yang wajib menjadi daftar teratas kalian untuk diburu saat berkunjung ke Bogor.
Lapis Bogor Sangkuriang diproduksi oleh PT. Agrinesia Raya yang merupakan produsen makanan terbesar dan pertama yang menggunakan bahan dasar utama tepung talas di Bogor. Berdiri sejak Juni 2011 dengan produk utamanya, yaitu kue lapis talas Bogor yang diberi nama Lapis Bogor Sangkuriang, memiliki khas pada rasa dan tekstur, kue yang lembut serta komitmennya dalam mengembangkan usaha produk makana…

My Borneo Wild Adventure

Malem ini sebenarnya saya baru habis nonton (duluan) film terbaru om Arnie yang tagline terkenalnya sejak film pertama rilis "I'll be back!". Iya saya memang tergolong pemalas untuk menulis review dari film-film yang (seringnya) dapat nonton duluan. Saya lebih suka untuk berdiskusi dengan teman-teman yang akan ikut menonton juga setelah membaca beberapa kicauan saya di akun Twitter +Nontoners Bogor
Sebelum saya berangkat tadi menuju lokasi Mall berlangsungnya acara pemutaran perdana, informasi blog competition "Borneo Wild Adventure" sayang jika dilewatkan dan tidak saya coba. Biar lebih hafal dengan ketentuan lombanya, saya menuliskan (di kertas) kembali.

"Borneo" 
 ketika mendengar nama pulau ini beberapa kata dan kalimat yang langsung ada di kepala adalah...
Pulau terbesar...
Sungai-sungai yang lebar... 
Jalan raya yang menantang... 
Anaconda's and The Black Orchid... 


Hehe yang terakhir saya menyebut satu judul film, Ananconda's and The Black Orchid mengambil lokasi di Borneo, sayangnya bukan di bagian Republik Indonesia tapi di bagian Malaysia. Karena besarnya pulau ini, ada 3 negara yang menguasainya. Brunei Darussalam memiliki daerah yang sangat kecil, tapi tentunya sangat kaya dibanding dengan Indonesia yang memiliki area paling luas.


Saya sendiri baru (mendapat kesempatan) satu kali menginjakan kaki di Borneo, lebih tepatnya di Balikpapan. Kota Balikpapan terletak di Kalimantan Timur dengan bandara udara Sepinggan yang cantiknya seperti bangunan Mall. Experience saat mengelilingi Kota Balikpapan yang terlintas sepertinya akan asyik jika menaklukan jalan raya yang berkelok-kelok yang memiliki banyak tanjakan juga turunan ini dengan Daihatsu New Terios Spirit 2015.
Kembali ke film Anaconda's and The Black Orchid, saya pernah mengunjungi Mangrove Center di Graha Indah, Balikpapan Utara. Saat sampan sudah membawa kita ke dalam area mangrove saya langsung berimajinasi berada di dalam film, sebenarnya tujuan utama datang ke sini untuk melihat bekantan. Sayangnya mereka malu untuk menunjukkan diri atas kedatangan kami.Semoga mendapatkan kesempatan kembali untuk menginjakan kaki di Borneo melihat semua keindahannya.
Sebagai kelengkapan persyaratan mengikuti kompetisi, berikut screencapture dari fb/twitter Daihatsu Indonesia, vivalog dan juga posting via Twitter pribadi:






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Promo 12.12 Pertama Kali Menggunakan Aplikasi DANA

Savasa Deltamas, Hunian Kota Pintar Kolaborasi Sinar Mas Land dengan Panasonic di Kota Deltamas

Grand Wisata, Kota Mandiri dari Sinar Mas Land di Timur Jakarta