Quarry Walk: Jalan Santai Mengitari Area Bekas Tambang Indocement yang Kini Produktif

Gambar
Dari rangkaian acara kunjungan yang diadakan oleh PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement), setelah saya hitung jumlah postingan di blog ini dengan berlabel "Indocement" ada sebanyak 8 postingan (termasuk yang terbaru ini). 
Ikut bersama karyawan Indocement dalam merayakan hari ulang tahun ke-44 adalah suatu kebanggaan tersendiri. Ada sekitar 700 peserta yang meramaikan acara Quarry Walk yang digelar pada jum'at pagi, 16 Agustus 2019 lalu.
Rangkaian acaranya sendiri telah digelar sejak tgl 4 Agustus 2019, dimulai dengan Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan yang menyelenggarakan Quarry Open Day - Bike to Nature, suatu kegiatan bersepeda melintasi indahnya alam di area tambang yang melibatkan tidak hanya karyawan Indocement Pabrik Tarjun, tetapi juga diikuti oleh ratusan bikers dari berbagai komunitas bersepeda di wilayah Kalimantan Selatan hingga Sulawesi Selatan. Selain itu juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial donor darah, jalan sehat, bazaar beragam prod…

Layanan Streaming Musik Rekomendasi

Beberapa Layanan Streaming Musik Yang Saya Pasang
Piringan hitam, kemudian kaset dan terakhir adalah Compact Disc atau lebih mudahnya kita singkat CD adalah media yang kita gunakan untuk menikmati musik. Dalam beberapa tahun belakangan ini, dengan semakin masif, terencana dan terstrukturnya layanan Internet di negara kita tercinta. Streaming, baik itu video ataupun musik adalah sesuatu yang emang harus kita nikmati. Mungkin jika ada pertanyaan "internet cepat buat apa?" Jawaban saya yaaa untuk streaming!
Berikut ini beberapa layanan musik streaming yang telah saya coba:
  • Rdio
Jujur saya jatuh cinta dengan layanan streaming musik yang satu ini, kemudahan dalam menggunakannya yang bikin betah. Rdio dapat tetap digunakan (skip playlist) ketika handheld kita dalam mode stand-by (lock screen). Harga yang ditawarkan selama penggunaan satu bulan sekitar Rp. 20.000 (Jika kita daftar paket keluarga akan mendapat potongan harga). Yang bikin saya tidak jatuh cinta dengan aplikasi ini adalah metode pembayarannya yang HANYA menggunakan kartu kredit, saya secara pribadi sudah mengirimkan e-mail agar mereka menambahkan cara pembayaran yang lebih mudah bagi kita di Indonesia. Untuk katalog lagu-lagunya juga lumayan komplit dan kualitas audionya juga tidak mengecewakan.
  • MixRadio
Aplikasi MixRadio yang saya gunakan ini agak mengecewakan, saat saya mencoba di Nokia Windows Phone banyak sekali perbedaannya (salah satunya fitur berbagi). Playlist yang ingin kita nikmati ada banyak tersedia di playlist utamanya, dapat kita sesuaikan dengan hari, mood ataupun kegiatan yang berlangsung di negara kita tercinta. Di aplikasi yang saya gunakan sih tidak tercantum berapa biaya yang kita keluarkan untuk penggunaan selama sebulan, yang ada hanya ada harga yang harus kita bayar ketika ingin mengunduh lagu yang kita inginkan. Cara bayarnya pun sama dengan Rdio (menggunakan kartu kredit) dan lagi-lagi mengecewakan...
  • Deezer
Dari kedua aplikasi yang tadi, saya mengenal dan menggunakan Deezer lebih awal. Deezer saya lebih banyak menggunakan via PC (karena hingga sekarang masih menawarkan gratis) untuk penggunaan di handheld sama seperti Rdio setelah habis masa ujicobanya, kita hanya diberikan preview 30 detik untuk menikmati tiap lagu. Masih sama seperti Rdio dan MixRadio, Deezer menawarkan pembayaran HANYA melalui kartu kredit.
  • Gudang Musik
Aplikasi ini hanya nama lain dari melon player (nama utama dari aplikasi ini) Jujur!...untuk aplikasi ini sangat tidak saya rekomendasikan untuk dipasang, Untuk harga dan cara pembayaran (potong pulsa) emang paling murah dari aplikasi layanan streaming musik yang lain, dari segi kualitas, dimulai dari aplikasinya yang sering error dan katalog lagunya yang miskin.
  • Guvera
Layanan streaming musik ini yang paling terakhir saya gunakan, ada sedikit kenyamanan, untuk pembayaran banyak cara yang bisa digunakan selain kartu kredit tentunya. Katalognya lumayan hampir komplit, Yang disayangkan dari aplikasi streaming musik ini adalah tidak bisa dimainkan (skip playlist) saat mode stand-by dan lagu yang rencananya cuma kita preview malah secara otomatis masuk ke dalam lagu-lagu offline pilihan kita. Iya agak menyebalkan....



Untuk Shazam sebenarnya bukan salah satu layanan streaming musik, aplikasi ini dapat mendeteksi musik yang kita dengar dengan data yang lengkap (termasuk terkoneksi ke aplikasi Rdio). Saya kira aplikasi ini baru tersedia di playstore kawasan Indonesia, saya belum lama memasangnya, senbelumnya saya menggunakan soundhound untuk mendeteksi musik yang kita dengar. Teman--teman yang lain sudah memasang dan mencobanya. Iya saya kurang update untuk aplikasi yang satu ini.
Kebiasaan terbaru saya men-Shazam saat menonton filom di bioskop, dari beberapa akun Twitter resmi sebuah film biasanya memberikan beberapa kejutannya jika kita men-Shazam di beberapa scene tertentu.
Apa layanan streaming musik pilihan kalian?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengikuti Blogger Gathering di Kota Wisata Cibubur

Grand Wisata, Kota Mandiri dari Sinar Mas Land di Timur Jakarta

XL Home Pow! Layanan Internet Fiber dari XL Axiata