Meriahnya Grand Launching Kopi Susu, Varian Terbarunya lapis Bogor Sangkuriang

Gambar
Dalam rangka peringatan Hari Krida Pertanian ke-46 tingkat provinsi Jawa Barat, Pemerintah kabupaten  Bogor melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan menjadi tuan rumah acara tahunan kali ini. Bertempat di Stadion Pakansari, Cibinong pada tanggal 27-29 Juli 2018 yang lalu.
Tujuan acara ini adalah sebagai bentuk ucapan syukur dari seluruh masyarakat atas majunya pertanian dan pangan daerah Jawa Barat serta bentuk apresiasi kepada segenap masyarakat yang sudah ikut serta dalam memajukan pertanian dan pangan di Jawa Barat.
Di acara ini digelar juga Festival Kopi Bogor Jilid 2, selain stand/booth dari tingkat kecamatan di Kabupaten Bogor juga ada stand/booth dari perwakilan kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat.

Udah tau kan @lapisbogor hari ini merilis varian baru? Aku lagi di acaranya nih sekarang. #LBSKopiSusu #LapisBogor #LapisBogorSangkuriang #BanggaBeliYangAsli Sebuah kiriman dibagikan oleh Nurlaela (@laelaaww) pada 27 Jul 2018 jam 9:00 PDT Lapis Bogor Sangkuriang me…

Review "oo NINA BOBO"


Setelah sukses di tahun lalu dengan film “SANG KIAI” yang berhasil meraih piala citra sebagai Film Terbaik Bioskop 2013, di tahun 2014 ini Rapi Films merilis film pertamanya dengan genre horor “oo NINA BOBO”.
Jelangkung (2001) debut pertama Jose Poernomo bersama Rizal Mantovani adalah salah satu film horor terbaik di Indonesia. Rumah Kentang (2012), KM 97 (2013) dan Samudera Hotel 308 (2013) adalah beberapa film-film Indonesia yang disutradarainya. Hingga Ia diberikan gelar sutradara spesialis film horor Indonesia.
Nina Bobo yang kita semua kenal sebagai lagu pengantar tidur,  dalam film ini lagu Nina Bobo adalah sebagai lagu pemanggil arwah, menjadikan lagu buaian ini terdengar menyeramkan dan malah tidak menarik untuk digunakan sebagai lagu pengantar tidur.
Dari segi cerita kita akan dibikin penasaran dengan kalimat “Kisah di balik lagu pengantar tidur Nina Bobo” Namun cerita yang disajikan kurang begitu  kuat . Ketiga karakter utama dalam film ini terlihat tidak menyatu satu dengan yang lain. Revalina S Temat tampak cantik dengan rambut merah dan kacamatanya, namun kurang begitu meyakinkan sebagai seorang psikiater.  Akting Daniel Topan yang mencoba berlaga lucu telihat dengan jelas memaksakan, Jokes-jokes dalam bahasa India-nya saya tidak mengerti.  Di sepanjang film,seperti film-film Jose Poernomo sebelumnya  music scoring  akan membuat kaget di beberapa bagian. Dari segi visual efek mungkin akan mendapat apresiasi yang paling tinggi. Animasi dari wujud setan dalam film ini menakjubkan. Namun…. Dari awal kemunculan setan itu, kita semua pasti akan teringat dengan makhluk berbentuk seperti itu dalam film Harry Potter.
Dengan dimanjakan oleh visual efek serta music scoring yang “mencoba” mengagetkan tapi lemah dari sisi cerita, begitulah film “oo NINA BOBO”.

Oo NINA BOBO sudah “dilantunkan” di bioskop sejak 20 Maret 2014


Postingan populer dari blog ini

XL Home Pow! Layanan Internet Fiber dari XL Axiata

Menikmati Layanan Konten Premium KLIX TV yang Mengecewakan

Jadi Baik di Bulan Baik dengan Pake TCASH