Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2014

Berkunjung ke Kompleks Pabrik Citeureup Indocement

Gambar
Yes! Akhirnya bisa mengunjungi beberapa area plant PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement) di Citeureup. Biasanya sih cuma sekedar melintas di jalan rayanya aja dalam perjalanan menuju ke rumah Bibi di Cileungsi atau menuju ke (bekas) kantor di Bekasi. Selain di Citeureup yang memiliki 10 plant, Indocement juga memiliki 2 pabrik di Kompleks Pabrik Palimanan, Cirebon dan 1 pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan. Fyi saat ini saham Indocement terbagi menjadi 51% yang dimiliki oleh Heidelberg Group dan 49% yang dimiliki oleh masyarakat. Mari kita flashback menuju sejarah singkat Indocement, Tahun 1985, Indocement berdiri hasil dari penggabungan 6 perusahaan yang memiliki 8 pabrik semen yang beroperasi sejak tahun 1975, Tahun 1989, Indocement menjadi perusahaan publik di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia) dengan kode saham INTP, Tahun 1991, Indocement mengakuisisi pabrik baru yang menjadi plant 9 di komplek pabrik Palimanan, Tahun 1996, Me…

Review "oo NINA BOBO"

Gambar
Setelah sukses di tahun lalu dengan film “SANG KIAI” yang berhasil meraih piala citra sebagai Film Terbaik Bioskop 2013, di tahun 2014 ini Rapi Films merilis film pertamanya dengan genre horor “oo NINA BOBO”. Jelangkung (2001) debut pertama Jose Poernomo bersama Rizal Mantovani adalah salah satu film horor terbaik di Indonesia. Rumah Kentang (2012), KM 97 (2013) dan Samudera Hotel 308 (2013) adalah beberapa film-film Indonesia yang disutradarainya. Hingga Ia diberikan gelar sutradara spesialis film horor Indonesia. Nina Bobo yang kita semua kenal sebagai lagu pengantar tidur,  dalam film ini lagu Nina Bobo adalah sebagai lagu pemanggil arwah, menjadikan lagu buaian ini terdengar menyeramkan dan malah tidak menarik untuk digunakan sebagai lagu pengantar tidur. Dari segi cerita kita akan dibikin penasaran dengan kalimat “Kisah di balik lagu pengantar tidur Nina Bobo” Namun cerita yang disajikan kurang begitu  kuat . Ketiga karakter utama dalam film ini terlihat tidak menyatu satu denga…

I'm at Media Screening #Film99Cahaya Part 2

Gambar
Awalnya saya menjadwalkan di hari Senin tgl 3 Maret 2014 kemaren untuk pergi ke tempat bekerja yang baru, tapi sebelumnya konfirmasi untuk menghadiri acara screening dari film 99 Cahaya di Langit Eropa telah saya kirimkan untuk bersedia datang, jika kesempatan untuk pergi ke tempat kerja yang baru ada sesuatu halangan. Dan...tampaknya saya dapat menghadiri screening dari film 99 Cahaya di Langit Eropa. Terima kasih kepada pihak dari Uni Eropa yang untuk kesekian kalinya mengundang saya dalam acara yang mereka selenggarakan atau ada kerjasama dengan mereka. Untuk screening dari film 99 Cahaya di Langit Eropa baik yang pertama dan yang keduanya, saya mendapat undangan melalui pihak Uni Eropa.  Delegasi Uni Eropa di Indonesia turut mengucapkan selamat atas peluncuran film 99 Cahaya di Langit Eropa, bagi Uni Eropa film 99 Cahaya di Langit Eropa menggambarkan keragaman dan kekayaan dan warisan budaya Eropa, pentingnya toleransi antar umat beragama, serta promosi terhadap pendidikan tinggi…