Short Trip to Ragunan Zoo

Gambar
Jadwal operasional Taman Margasatwa Ragunan dimulai jam 07.30-16.00, Selasa-Minggu. Tarif pelayanan masuknya bagi pengunjung dewasa Rp4000 dan anak-anak Rp3000. Untuk kendaraan;  motor Rp3000, mobil Rp6000,  sepeda Rp1000, bus sedang Rp12.500, dan bus besar Rp15.000. Tarif ini berlaku tiap hari. Untuk tarif masuk wahana; Children Zoo, tiket untuk dewasa atau anak-anak Rp2500, Pusat Primata Schmutzer, dewasa atau anak-anak Rp6500 (di tengah pekan), Rp7500 (di akhir pekan), Kuda Tunggang, Rp5000/ satu kali keliling, dan Unta Tunggang Rp7500/ satu kali keliling. Semua opsi pembayaran hanya menggunakan JakCard yang dapat dibeli di tiap area masuk Taman Margasatwa Ragunan. Kartu JakCard dijual Rp65.000 dengan isi saldo sebesar Rp50.000 dan dijual Rp35.000 dengan isi saldo sebesar Rp20.000.

Selanjutnya saya akan membahas panduan bagaimana untuk menuju dan atau dari Ragunan ke tempat kalian. Dari tol Jagorawi ambil jalan keluar menuju Jl. Tol Lingkar Luar Jkt/Jl. Tol Tahi Bonar Simatupang/Tol P…

I'm at Media Screening #Film99Cahaya

Duta Besar Uni Eropa (Olof Skoog) bersama tim #Film99Cahaya
Jum'at, 29 November 2013 saya berkesempatan mengikuti media screening dari salah satu film Indonesia yang akan segera tayang di awal bulan Desember 2013 ini. Ini bukan acara media screening film produksi dari Maxima Pictures yang pertama bagi saya. Dan...berkali-kali bertemu dengan orang yang menyebalkan bagi saya, yang MEMBEDAKAN rekan-rekan media dengan blogger. DEAR anda yang arogan, kami sama-sama undangan. Dalam hal ini menghadiri media screening, saya juga butuh media kit yang dibagikan, bukan hanya teman-teman media. 
Sebenarnya dengan pihak Maxima Pictures saya sudah memiliki akses untuk dapat menghubungi mereka dan meminta undangan untuk dapat hadir di acara mereka. Berhubung mendapatkan undangan melalui tim dari perwakilan Uni Eropa, ya saya dengan senang hati menerima dan langsung membalas undangan akan bersedia hadir. Setelah mengikuti acara screening dari #Film99Cahaya, berikut penuturan dari Duta Besar Uni Eropa, Olof Skoog;

Warisan budaya adalah titik acuan dari masa lalu. Hal ini membantu kita untuk memahami sejarah kita. Warisan budaya juga merupakan bagian integral dari masa kini dan masa depan, yang mencerminkan keragaman masyarakat saat ini dan menunjukkan pada kita apa yang dapat diraih ketika kebudayaan saling bertemu dan menginspirasi satu dengan lainnya.
“Film ini telah berhasil menceritakan warisan Islam di Eropa yang belum banyak kita ketahui. Film ini mengingatkan kita, sebagai orang Eropa, bahwa Islam tidak hanya merupakan cara hidup tetapi juga merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari sejarah peradaban Eropa,” kata Duta Besar Olof Skoog.
Duta Besar Skoog juga mengakui bahwa film ini mendorong perlunya toleransi yang lebih baik lagi dan bahwasannya masih banyak hal-hal yang perlu dilakukan untuk mengakhiri rasisme dan xenophobia (ketakutan terhadap orang asing) di Eropa maupun dibelahan bumi lainnya. “Film ini juga mengingatkan kami bahwa semboyan Uni Eropa “Kesatuan dalam Keberagaman (Unity and Diversity)” dan semboyan Indonesia “Bhinneka Tunggal Ika” jangan hanya sebatas pegangan hidup, namun yang lebih penting dari itu adalah untuk menerapkannya dalam kehidupan kita sehari-hari” kata Duta Besar Skoog.
Duta Besar Skoog menambahkan pendapatnya bahwa film ini menggambarkan prioritas Uni Eropa di bidang pendidikan. “Film ini – 99 Cahaya di Langit Eropa – membantu saya mempromosikan pendidikan tinggi Eropa. Tahun ini, terdapat 4000 pelajar Indonesia yang berangkat ke Eropa dan melanjutkan pendidikan mereka. Terdapat peningkatan yang pesat dibandingkan dengan jumlah tahun lalu dan kami sangat berharap agar jumlah ini akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang” kata Duta Besar Skoog.
Untuk review dari #Film99Cahaya berikut beberapa twit setelah saya mengikuti acara screening:








Mengawali Desember 2013 ini saya awali dengan sebuah kicauan:


Anehnya tidak ada yang menantikan ingin segera nonton #Film99Cahaya, padahal rilisnya lebih awal dari jawaban yang mereka berikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asia Pacific Predator League 2020 Dibuka! Lebih Seru dan Megah dengan Total Prize Pool US$400.000

Sinopsis Sang Kiai

Tunjang Produktivitas dengan Modern PC