Lebih Dekat dengan Lapis Bogor Sangkuriang, Oleh-Oleh Khas Bogor

Gambar
Sudah tepat jika Bogor adalah salah satu sebagai surganya wisata kuliner. Di Bogor, wisatawan yang berkunjung akan lebih banyak sekadar singgah. Tingkat hunian di hotel tidak begitu panjang. Berbeda dengan kunjungan ke restoran atau toko oleh-oleh Bogor yang menjual oleh-oleh khas Bogor. Tidak puas jika kita berkunjung ke suatu tempat tanpa membawa oleh-oleh bagi sanak keluarga. Kalau kalian berkunjung ke Bogor apa yang wajib dibawa pulang sebagai oleh-olehnya?

Yuk kita berkenalan dengan salah satu oleh-oleh Bogor yang wajib menjadi daftar teratas kalian untuk diburu saat berkunjung ke Bogor.
Lapis Bogor Sangkuriang diproduksi oleh PT. Agrinesia Raya yang merupakan produsen makanan terbesar dan pertama yang menggunakan bahan dasar utama tepung talas di Bogor. Berdiri sejak Juni 2011 dengan produk utamanya, yaitu kue lapis talas Bogor yang diberi nama Lapis Bogor Sangkuriang, memiliki khas pada rasa dan tekstur, kue yang lembut serta komitmennya dalam mengembangkan usaha produk makana…

I'm at Media Screening #Film99Cahaya

Duta Besar Uni Eropa (Olof Skoog) bersama tim #Film99Cahaya
Jum'at, 29 November 2013 saya berkesempatan mengikuti media screening dari salah satu film Indonesia yang akan segera tayang di awal bulan Desember 2013 ini. Ini bukan acara media screening film produksi dari Maxima Pictures yang pertama bagi saya. Dan...berkali-kali bertemu dengan orang yang menyebalkan bagi saya, yang MEMBEDAKAN rekan-rekan media dengan blogger. DEAR anda yang arogan, kami sama-sama undangan. Dalam hal ini menghadiri media screening, saya juga butuh media kit yang dibagikan, bukan hanya teman-teman media. 
Sebenarnya dengan pihak Maxima Pictures saya sudah memiliki akses untuk dapat menghubungi mereka dan meminta undangan untuk dapat hadir di acara mereka. Berhubung mendapatkan undangan melalui tim dari perwakilan Uni Eropa, ya saya dengan senang hati menerima dan langsung membalas undangan akan bersedia hadir. Setelah mengikuti acara screening dari #Film99Cahaya, berikut penuturan dari Duta Besar Uni Eropa, Olof Skoog;

Warisan budaya adalah titik acuan dari masa lalu. Hal ini membantu kita untuk memahami sejarah kita. Warisan budaya juga merupakan bagian integral dari masa kini dan masa depan, yang mencerminkan keragaman masyarakat saat ini dan menunjukkan pada kita apa yang dapat diraih ketika kebudayaan saling bertemu dan menginspirasi satu dengan lainnya.
“Film ini telah berhasil menceritakan warisan Islam di Eropa yang belum banyak kita ketahui. Film ini mengingatkan kita, sebagai orang Eropa, bahwa Islam tidak hanya merupakan cara hidup tetapi juga merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari sejarah peradaban Eropa,” kata Duta Besar Olof Skoog.
Duta Besar Skoog juga mengakui bahwa film ini mendorong perlunya toleransi yang lebih baik lagi dan bahwasannya masih banyak hal-hal yang perlu dilakukan untuk mengakhiri rasisme dan xenophobia (ketakutan terhadap orang asing) di Eropa maupun dibelahan bumi lainnya. “Film ini juga mengingatkan kami bahwa semboyan Uni Eropa “Kesatuan dalam Keberagaman (Unity and Diversity)” dan semboyan Indonesia “Bhinneka Tunggal Ika” jangan hanya sebatas pegangan hidup, namun yang lebih penting dari itu adalah untuk menerapkannya dalam kehidupan kita sehari-hari” kata Duta Besar Skoog.
Duta Besar Skoog menambahkan pendapatnya bahwa film ini menggambarkan prioritas Uni Eropa di bidang pendidikan. “Film ini – 99 Cahaya di Langit Eropa – membantu saya mempromosikan pendidikan tinggi Eropa. Tahun ini, terdapat 4000 pelajar Indonesia yang berangkat ke Eropa dan melanjutkan pendidikan mereka. Terdapat peningkatan yang pesat dibandingkan dengan jumlah tahun lalu dan kami sangat berharap agar jumlah ini akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang” kata Duta Besar Skoog.
Untuk review dari #Film99Cahaya berikut beberapa twit setelah saya mengikuti acara screening:








Mengawali Desember 2013 ini saya awali dengan sebuah kicauan:


Anehnya tidak ada yang menantikan ingin segera nonton #Film99Cahaya, padahal rilisnya lebih awal dari jawaban yang mereka berikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Promo 12.12 Pertama Kali Menggunakan Aplikasi DANA

Savasa Deltamas, Hunian Kota Pintar Kolaborasi Sinar Mas Land dengan Panasonic di Kota Deltamas

Grand Wisata, Kota Mandiri dari Sinar Mas Land di Timur Jakarta