Savasa Deltamas, Hunian Kota Pintar Kolaborasi Sinar Mas Land dengan Panasonic di Kota Deltamas

Gambar
Kawasan Bekasi, Cikarang, Karawang hingga Purwakarta banyak ditempati oleh kawasan industri. Salah satu kawasan industri yang saya beserta teman-teman blogger lainnya kunjungi pada Sabtu, 15 September 2018 adalah Kota Deltamas. Yang telah dikembangkan sejak 20 tahun yang lalu oleh PT Puradelta Lestari, kota modern mandiri yang dibangun di atas lahan seluas 3177 hektar, yang di dalamnya ada kawasan pemukiman, kawasan komersial dan industri dengan standar internasional dengan berbagai fasilitas dan infrastruktur kelas dunia. Kota Deltamas sangat mudah diakses dari jalan tol Jakarta-Cikampek dengan akses utama di pintu KM 37 Cikarang Pusat.

Lihat postingan ini di Instagram

Padahal udah banyak mencoba merekam...cuma segini jadinya 😂 @savasa.deltamas @sinarmas_land #SavasaDeltamas #Sinarmasland Sebuah kiriman dibagikan oleh Hendra Gunawan (@ndraverne) pada 15 Sep 2018 jam 12:31 PDT
Dikembangkan oleh Sinar Mas La

Premiere Night Jakarta Hati


Inilah salah satu film yang membuat saya penasaran setelah menyimak trailer-nya, saat itu saya belum melihat dan mengunjungi jakartahati.com. Setelah mengunjungi official website-nya tersebut ternyata film ini terdiri dari lima cerita di dalamnya. 
Cerita yang pertama mengenai "Orang Lain" dimana dua orang asing (Asmirandah & Surya Saputra) berinteraksi saling membicarakan pasangannya masing-masing. Dialog pertama yang diucapkan adalah "Istri anda berselingkuh dengan pacar saya" Apa kekurangan dari mereka ini, hingga pasangan mereka berselingkuh? Di akhir dari pertemuan ini mereka berpisah di halte TransJakarta. untuk scene di hotel, saya masih berpikir, apakah itu hanya khayalan dari si pria atau memang mereka akhirnya memutuskan untuk check-in?
"Apakah kita sudah menjadi orang lain?"
Cerita yang kedua mengenai "Masih Ada" Anggota DPR (Slamet Rahardjo) yang bergegas menuju tempat pertemuan dengan teman-temannya yang sama-sama terjerat kasus korupsi. Karena mobilnya rusak, perjalanannya diawali berjalan kaki menuju depan komplek perumahannya. Sang satpam komplek hampir tidak mengenalinya karena tiap hari mobilnya lewat, kaca mobil yang hitam selalu tertutup. Saat naik taxi ia mendapat sang supir yang mengeluhkan tentang hidup di Jakarta beserta kemacetannya. Anggota DPR ini mengumpat kepada sang supir, namun sang supir tidak menerimanya. Dan ia pun diminta untuk turun. Ada obrolan sesama ojek motor yang sedang membahas besarnya anggaran untuk toilet Anggota DPR, ia pun datang menghampiri, sebelumnya ia menyematkan pin anggota DPR dan menyela pembicaraan bahwa yang bertanggung jawab atas toilet di Gedung DPR itu BANGGAR bukan Anggota DPR.
Cerita yang ketiga mengenai "Kabar Baik" dimana terjadi perang batin seorang anak (Andhika Pratama) dan ayahnya (Roy Marten) yang ia buatkan BAP dalam kasus penipuan arisan. Akankah ia tega menjebloskan ayahnya sendiri ke dalam sel?
Cerita yang keempat "Hadiah" Seorang penulis (Dwi Sasono) yang mendapat tawaran dari seorang temannya editor film untuk bergabung dengan pembuatan film berjudul Pocong Impoten. Ia mencoba tetap idealis untuk tidak menerima tawaran tersebut, namun sang teman ini sedang dirundung masalah, istrinya masuk rumah sakit karena pendarahan. Sang teman berharap ia secepatnya untuk menghubungi sang produser film ini. Sementara sang anak ingin datang ke acara ulang tahun temannya yang kaya raya. Ia ingin memberikan hadiah untuk temannya ini. Sebelum menemani anaknya membeli sandal di ITC ia mengisi pulsa sebesar lima puluh ribu yang ternyata sangat lama pulsanya bertambah. Sementara sang teman sudah menghubunginya terus. Memastikan apakah ia sudah menghubungi produser film tersebut.


Cerita yang kelima "Dalam Gelap" Pasangan suami istri (Dion Wiyoko & Agni Pratistha) terjebak di dalam kamarnya sendiri di kegelapan karena listrik yang padam. Lilin pun mereka tidak menemukan, Gadget mereka masing-masing sudah tidak dapat menyala. Dalam kegelapan ini mereka akhirnya bisa jujur sejujur-jujurnya bahwa mereka saling berselingkuh dengan teman kantornya.
Cerita yang keenam dan terakhir "Darling Fatimah" kisah seorang janda (Shahnaz Haque) penjual dadar gulung di pasar Senen dan pasangannya seorang tionghoa. Kata-kata yang terlontar diantara mereka memang cukup kasar. Tapi begitulah curahan hati masing-masing mengungkapkan kejujurannya. Ngomong ngalor ngidul, yang satu ingin segera meresmikan hubungan mereka dan satu lagi di umur yang masih dua puluhan dan seorang anak tunggal yang tidak ingin terburu-buru untuk meresmikan hubungan.
Film berlangsung selama 120 menit. Karena ada enam cerita ini yang membuat durasinya agak panjang. Ya beberapa bagian dari film ini saya sempat merasakannya. Di bagian cerita yang mana? Beberapa sahabat dekat saya pasti tahu.

Beberapa pemain bersama produser dan sutradara

Postingan populer dari blog ini

Menikmati Layanan Konten Premium KLIX TV yang Mengecewakan

Meriahnya Grand Launching Kopi Susu, Varian Terbarunya lapis Bogor Sangkuriang

Akhirnya E-KTP Pengganti Telah Tercetak