Grand Wisata, Kota Mandiri dari Sinar Mas Land di Timur Jakarta

Gambar
Mari kita melihat ke belakang dari sejarah Group Sinar Mas, pada tahun 1962 Eka Tjipta Widjaja mendirikan pertama kali dengan bisnis kelapa sawit, yang kini meluas dan berkembang menjadi bisnis properti, kertas, infrastruktur, energi, pangan dan lain sebagainya.

1972 berdiri Duta Pertiwi (DUTI), 1984-1989 berdiri Bumi Serpong Damai; yang beroperasi mulai di tahun 19891990-1994 merek ITC berdiri, diikuti penjualan pertama saham umumnya DUTI di pasar bursa1997 AFP masuk bursa di Singapura2002 Sinar Mas Land mengontrol BSD City2008 BSD menjual saham umum perdananya2010 BSD mengakuisisi DUTI (85,31%); Sinar Teladan (60%); Sinar Mas Wisesa (55%)2011 Merek Sinar mas Land diperkenalkan.  Beberapa kawasan kota mandiri atau perumahan di bawah  Sinar Mas Land di antaranya:

BSD CityGrand Wisata - BekasiKota Deltamas - CikarangKota Wisata - Cibubur Go!Wet terletak di Grand Wisata Bekasi yang memiliki akses langsung via tol KM 21 Jakarta-Cikampek, memiliki luas 7.5 hektar. Video dari pasangan saya …

Premiere Night Jakarta Hati


Inilah salah satu film yang membuat saya penasaran setelah menyimak trailer-nya, saat itu saya belum melihat dan mengunjungi jakartahati.com. Setelah mengunjungi official website-nya tersebut ternyata film ini terdiri dari lima cerita di dalamnya. 
Cerita yang pertama mengenai "Orang Lain" dimana dua orang asing (Asmirandah & Surya Saputra) berinteraksi saling membicarakan pasangannya masing-masing. Dialog pertama yang diucapkan adalah "Istri anda berselingkuh dengan pacar saya" Apa kekurangan dari mereka ini, hingga pasangan mereka berselingkuh? Di akhir dari pertemuan ini mereka berpisah di halte TransJakarta. untuk scene di hotel, saya masih berpikir, apakah itu hanya khayalan dari si pria atau memang mereka akhirnya memutuskan untuk check-in?
"Apakah kita sudah menjadi orang lain?"
Cerita yang kedua mengenai "Masih Ada" Anggota DPR (Slamet Rahardjo) yang bergegas menuju tempat pertemuan dengan teman-temannya yang sama-sama terjerat kasus korupsi. Karena mobilnya rusak, perjalanannya diawali berjalan kaki menuju depan komplek perumahannya. Sang satpam komplek hampir tidak mengenalinya karena tiap hari mobilnya lewat, kaca mobil yang hitam selalu tertutup. Saat naik taxi ia mendapat sang supir yang mengeluhkan tentang hidup di Jakarta beserta kemacetannya. Anggota DPR ini mengumpat kepada sang supir, namun sang supir tidak menerimanya. Dan ia pun diminta untuk turun. Ada obrolan sesama ojek motor yang sedang membahas besarnya anggaran untuk toilet Anggota DPR, ia pun datang menghampiri, sebelumnya ia menyematkan pin anggota DPR dan menyela pembicaraan bahwa yang bertanggung jawab atas toilet di Gedung DPR itu BANGGAR bukan Anggota DPR.
Cerita yang ketiga mengenai "Kabar Baik" dimana terjadi perang batin seorang anak (Andhika Pratama) dan ayahnya (Roy Marten) yang ia buatkan BAP dalam kasus penipuan arisan. Akankah ia tega menjebloskan ayahnya sendiri ke dalam sel?
Cerita yang keempat "Hadiah" Seorang penulis (Dwi Sasono) yang mendapat tawaran dari seorang temannya editor film untuk bergabung dengan pembuatan film berjudul Pocong Impoten. Ia mencoba tetap idealis untuk tidak menerima tawaran tersebut, namun sang teman ini sedang dirundung masalah, istrinya masuk rumah sakit karena pendarahan. Sang teman berharap ia secepatnya untuk menghubungi sang produser film ini. Sementara sang anak ingin datang ke acara ulang tahun temannya yang kaya raya. Ia ingin memberikan hadiah untuk temannya ini. Sebelum menemani anaknya membeli sandal di ITC ia mengisi pulsa sebesar lima puluh ribu yang ternyata sangat lama pulsanya bertambah. Sementara sang teman sudah menghubunginya terus. Memastikan apakah ia sudah menghubungi produser film tersebut.


Cerita yang kelima "Dalam Gelap" Pasangan suami istri (Dion Wiyoko & Agni Pratistha) terjebak di dalam kamarnya sendiri di kegelapan karena listrik yang padam. Lilin pun mereka tidak menemukan, Gadget mereka masing-masing sudah tidak dapat menyala. Dalam kegelapan ini mereka akhirnya bisa jujur sejujur-jujurnya bahwa mereka saling berselingkuh dengan teman kantornya.
Cerita yang keenam dan terakhir "Darling Fatimah" kisah seorang janda (Shahnaz Haque) penjual dadar gulung di pasar Senen dan pasangannya seorang tionghoa. Kata-kata yang terlontar diantara mereka memang cukup kasar. Tapi begitulah curahan hati masing-masing mengungkapkan kejujurannya. Ngomong ngalor ngidul, yang satu ingin segera meresmikan hubungan mereka dan satu lagi di umur yang masih dua puluhan dan seorang anak tunggal yang tidak ingin terburu-buru untuk meresmikan hubungan.
Film berlangsung selama 120 menit. Karena ada enam cerita ini yang membuat durasinya agak panjang. Ya beberapa bagian dari film ini saya sempat merasakannya. Di bagian cerita yang mana? Beberapa sahabat dekat saya pasti tahu.

Beberapa pemain bersama produser dan sutradara

Postingan populer dari blog ini

Savasa Deltamas, Hunian Kota Pintar Kolaborasi Sinar Mas Land dengan Panasonic di Kota Deltamas

Dialog Nasional Indonesia Maju Hadir di Kota Bogor

Meriahnya Grand Launching Kopi Susu, Varian Terbarunya lapis Bogor Sangkuriang