Savasa Deltamas, Hunian Kota Pintar Kolaborasi Sinar Mas Land dengan Panasonic di Kota Deltamas

Gambar
Kawasan Bekasi, Cikarang, Karawang hingga Purwakarta banyak ditempati oleh kawasan industri. Salah satu kawasan industri yang saya beserta teman-teman blogger lainnya kunjungi pada Sabtu, 15 September 2018 adalah Kota Deltamas. Yang telah dikembangkan sejak 20 tahun yang lalu oleh PT Puradelta Lestari, kota modern mandiri yang dibangun di atas lahan seluas 3177 hektar, yang di dalamnya ada kawasan pemukiman, kawasan komersial dan industri dengan standar internasional dengan berbagai fasilitas dan infrastruktur kelas dunia. Kota Deltamas sangat mudah diakses dari jalan tol Jakarta-Cikampek dengan akses utama di pintu KM 37 Cikarang Pusat.

Lihat postingan ini di Instagram

Padahal udah banyak mencoba merekam...cuma segini jadinya 😂 @savasa.deltamas @sinarmas_land #SavasaDeltamas #Sinarmasland Sebuah kiriman dibagikan oleh Hendra Gunawan (@ndraverne) pada 15 Sep 2018 jam 12:31 PDT
Dikembangkan oleh Sinar Mas La

Arthur's Day 2012 at Jakarta

with my friend
Sebelumnya saya sudah menyerah untuk mendapatkan tiket gratis acara Arthur's Day 2012 ini. Selain acara ini ada acara festival musik yang bersamaan dengan acara ini. Dan saya gagal untuk mendapatkan undangan masuknya, walaupun untuk acara yang satu itu harga tiketnya sangat terjangkau, tetapi jaraknya dengan rumah membuat saya malas untuk mengunjunginya. Setelah pulang dari acara silaturahmi dengan salah seorang yang saya sayangi selama ini yang esok harinya akan segera melangsungkan pernikahan, tadinya saya berniat untuk berkunjung ke Indocomtech 2012 untuk bersua dengan teman-teman dari fotodroids yang memang ada acara mini gathering disana. Jalan raya dari rumah menuju ke kota Bogor yang memang macet tiap sore hari dan tidak ada yang mau mengantar saya ke Stasiun Cilebut membuat saya untuk membatalkan perjalanan ke Indocomtech 2012.
Sambil menikmati streaming acara Soundrenaline 2012, dimulai dari Pas Band dilanjut dengan Superman Is Dead, saya membaca update twitter Guinness Indonesia yang masih membagikan 30 tiket acara Arthur's Day 2012 untuk 10 orarng pemenang. Asyik...ada kesempatan untuk memenangkan nih sepertinya. Saya pun meminta bantuan dari beberapa teman untuk mendukung saya agar dapat mendapatkan tiket tersebut.
Dan...saatnya pengumuman, nama akun twitter saya masup dalam 10 pemenang tersebut. Waktunya menghubungi "best friend" yang bisa langsung diajak nonton malem itu juga.
"I'm heading to Gandaria City, ready for #ArthurDay tonight!!!"
Menarik! itulah kata yang pertama kali saya lontarkan ketika melihat update twitternya Guinness Indonesia, saat mereka memberitahukan "jangan lupa untuk mendapatkan gelang sebelum masup ke area venue konser". Gelang tersebut sebelumnya didaftarkan via akun facebook dan twitter pengunjung acara. Sehingga saat berkunjung ke tiap booth dan berfoto, maka foto akan otomatis ter-update juga kesana. 
Dari halaman wooz.in bisa dilihat teknologi ini sudah digunakan oleh Guinness Indonesia sejak acara Arthur's Day 2010 dimana ini adalah acara Arthur's Day yang pertama kali. Untuk acara Arthur's Day 2012 bisa dilihat disini Sebenarnya saya tertarik untuk mengunjungi seluruh booth dan berfoto di tiap booth yang disediakan tersebut, berhubung saat memasuki venue, Efek Rumah Kaca sudah mulai "memanaskan" stage sebelum Creed. Dan saya pun akhirnya mengikuti teman untuk masuk ke dalam venue dan menikmati aksi dari Efek Rumah Kaca. Niatnya sih mencari salah satu "die hard" fans-nya Efek Rumah Kaca yang sebelumnya saya bertemu dengannya dua kali, venue lumayan cukup penuh, sebelum Creed memulai aksinya banyak yang menikmati Efek Rumah Kaca duduk-duduk santai. "Hmmm kenapa nggak bawa tikar aja sekalian?" Cari posisi ditengah aja deh nikmati aksi dari Efek Rumah Kaca.
Efek Rumah Kaca selesei, saatnya menikmati aksi dari Creed, lagu pertama yang dibawakan adalah "Are You Ready" kemudian dilanjut "Torn" dan "Wrong Way" ketiga lagu ini saya masih belom bisa untuk bergabung sing-along. Di lagu keempat "What If" saya mulai bergabung dengan penonton yang lain untuk ber-sing-along ria. Oh iya di screen kiri dan kanan stage sebenarnya disediakan prompt text agar penonton bisa mengikuti tiap lagu yang dibawakan, menurut  saya posisi prompt text itu seharusnya berada diatas screen bukannya dibawah. Posisi saya yang berada ditengah, lebih tepatnya dibelakang hanya bisa melihat screen tersebut dari atas ke tengah aja, posisi bawahnya terhalang oleh penonton yang lain.
Lagu kelima yang dibawakan "Unforgiven" selanjutnya "My Own Prison", "A Thousand Faces", "Bullets" kembali membuat saya terdiam menikmatinya. Untuk lagu selanjutnya "Say I", "What's This Life For", "One", "Higher", hingga encore: "With Arms Wide Open", "One Last Breath", "My Sacrifice" kembali membuat saya bergabung sing-along lagi. Di lagu terakhir saya sudah keluar dari venue. Di pintu keluar kami mendapatkan air mineral dan teh. Mungkin sebagai pereda sehabis berteriak maksimal mengiringi om Agung Hercules (menurut nyinyiran salah satu teman saya). See you at Arthur's Day 2013. Di tunggu kejutan musisi yang diajak ke Indonesianya....
Daftar lagu seluruhnya saya dapatkan via setlist.fm
.

Postingan populer dari blog ini

Menikmati Layanan Konten Premium KLIX TV yang Mengecewakan

Meriahnya Grand Launching Kopi Susu, Varian Terbarunya lapis Bogor Sangkuriang

Akhirnya E-KTP Pengganti Telah Tercetak