Lebih Dekat dengan Lapis Bogor Sangkuriang, Oleh-Oleh Khas Bogor

Gambar
Sudah tepat jika Bogor adalah salah satu sebagai surganya wisata kuliner. Di Bogor, wisatawan yang berkunjung akan lebih banyak sekadar singgah. Tingkat hunian di hotel tidak begitu panjang. Berbeda dengan kunjungan ke restoran atau toko oleh-oleh Bogor yang menjual oleh-oleh khas Bogor. Tidak puas jika kita berkunjung ke suatu tempat tanpa membawa oleh-oleh bagi sanak keluarga. Kalau kalian berkunjung ke Bogor apa yang wajib dibawa pulang sebagai oleh-olehnya?

Yuk kita berkenalan dengan salah satu oleh-oleh Bogor yang wajib menjadi daftar teratas kalian untuk diburu saat berkunjung ke Bogor.
Lapis Bogor Sangkuriang diproduksi oleh PT. Agrinesia Raya yang merupakan produsen makanan terbesar dan pertama yang menggunakan bahan dasar utama tepung talas di Bogor. Berdiri sejak Juni 2011 dengan produk utamanya, yaitu kue lapis talas Bogor yang diberi nama Lapis Bogor Sangkuriang, memiliki khas pada rasa dan tekstur, kue yang lembut serta komitmennya dalam mengembangkan usaha produk makana…

at #HaiDay Hari Pertama


Sebenarnya saya merencanakan untuk datang ke acara #HaiDay ini di hari yang kedua aja. Di hari yang kedua itu saya berniat untuk menikmati penampilan dari endahNrhesa dan Efek Rumah Kaca. berhubung di hari pertama ini ada "seseorang" yang berniat menemani. Saya pun segera menuju lokasi acara yang bertempat di Parkir Timur Senayan ini.
Antrian tiket yang semrawut
Sebelumnya untuk menikmati acara seperti ini, saya tidak pernah harus antri dengan berdesak-desakan seperti ini. "Emangnya mau antri dapet kupon daging kurban?..." Untuk menikmati acara #HaiDay cukup dengan membeli majalah Hai di tiket box. Maksimal pembelian hanya sebanyak 5 majalah per orang. Akibat menjadi korban dari antrian yang semrawut ini saya ketinggalan penampilan dari JKT48, Yups! penampilan dari merekalah yang bikin saya penasaran untuk datang di hari pertama ini.
Thirteen on Stage
Thirteen, inilah band yang klo setiap penampilannya, sang vocalist pasti memanjat tiang sisi kanan atau kiri stage. Dari siang hari aja saya udah nggak bisa menembus ke tengah crowd di area Main Stage. Sound dari para penampil di siang hari, khususnya Thirteen ini masih bisa dinikmati dengan nyaman. Setelahnya The Upstairs saatnya menghentak stage, tapi saya bersama "seseorang" ini asyik berputar-putar ke area "mini JakCloth 2012" mungkin dengan adanya area ini juga menambah suasana #HaiDay menjadi semakin rame.
ID-Andrography boot at #HaiDay
Salah satu booth yang saya kunjungi adalah booth ID-Andrography, dimana beberapa rekan saya adalah para pengurusnya. di depan booth ini bisa menikmati dance competition.

Dance Competition at #HaiDay
Akhirnya kami kembali menuju Main Stage, seperti sebelumnya tidak bisa menembus sampe ke tengah crowd. Setelah The Upstairs selanjutnya adalah Pee Wee Gaskins. Barulah terasa sound yang terdengar di telinga sangat mengganggu. Kami pun menjauh mencari tempat untuk mengistirahatkan kaki sejenak. Penampilan selanjutnya yang kami nikmati adalah Killing Me Inside, memasuki malam hari bukan dari sound aja yang mengganggu telinga tetapi dari lightning yang sering menyilaukan mata dan led display yang hanya satu di tengah stage, kamera yang digunakan pun hanya satu, tidak memakai jimmy jib. Karena menikmati dari jarak yang lumayan jauh, hanya bisa melihat mereka para penampil seperti di kegelapan aja, sesekali led display di tengah stage tampak ada sosok mereka. Ya....sesekali selebihnya hanya tampilan nama mereka yang sedang tampil. Setelah Killing Me Inside selanjutnya lagi adalah Maliq N D'essential, mereka lumayan  mengajak crowd untuk selalu sing along di tiap lagunya, satu lagu mereka yang saya takjub adalah "Funk Flow" gaya nge-rap vocalist wanitanya, wow! ajib!!!
Setelah Maliq selesai, salah satu penampil yamg saya tunggu-tunggu. Saya belum pernah melihat penampilan live dari Sheila On 7 sebelumnya, malem ini adalah untuk yang pertama kalinya. Dan penampilan dari mereka sejak awal telinga benar-benar dimanjakan, tidak seperti penampil sebelumnya yang "melukai" telinga.
Sebenarnya masih ada The SIGIT dan BurgerKill dalam rundown. berhubung mengejar jadwal kereta terakhir menuju pulang, cukup sampai Sheila On 7 aja. Saatnya pulang! Terima kasih atas malam minggunya, bukan kamu (Hai Magazine) tapi kamu, iya kamu....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Grand Wisata, Kota Mandiri dari Sinar Mas Land di Timur Jakarta

Savasa Deltamas, Hunian Kota Pintar Kolaborasi Sinar Mas Land dengan Panasonic di Kota Deltamas

Di Promo 12.12 Pertama Kali Menggunakan Aplikasi DANA