Menanti Kehadiran Liga Inggris di Mola TV

Gambar
Di pertengahan bulan Juni 2019 saya mengetahui kabar untuk lisensi yang menyiarkan pertandingan sepak bola Liga Inggris di Indonesia akan dipegang oleh Mola TV menghadirkan 10 pertandingan setiap minggunya.

Apa itu Mola TV?
Dari laman web resminya, Mola TV adalah layanan video streaming film-film dunia yang dapat dapat kita saksikan melalui situs Mola TV baik gratis atau berbayar.
Hingga hari ini salah satu jualan utamanya adalah lisensi penayangan pertandingan sepak bola liga Inggris.
Para fans dari liga Inggris sudah langsung menanyakan kepada akun Twitter resmi dari televisi berbayar di Indonesia atau pemegang lisensi sebelumnya. Akankah mereka menyiarkan pertandingan sepak bola liga Inggris di musim 2019-2020 dan seterusnya???
Mola TV sendiri dalam perkembangannya bekerja sama langsung dengan salah satu merek elektronik lokal untuk menproduksi sekaligus menjual paket mereka; baik berupa Android TV Box dan Smart TV.

Semalam sudah mulai disiarkan pertandingan uji coba tim yang berl…

Kawasan Edutainment di Pinggir Kali Ciliwung


Hari Sabtu tanggal 14 Juli kemaren saya berkesempatan menghadiri acara dari pihak Blue Bird Group. Bersama rekan-rekan dari Blogor perjalanan di awali dari "meeting point" Botani Square langsung menuju Kantor Pusat Blue Bird di Mampang. Dari sini kemudian bersama-sama undangan yang lain kami di bawa menuju ke Komunitas Ciliwung Condet, Balekambang - Jakarta.


Sesampainya di Komunitas Ciliwung Condet ini kami mendapatkan fasilitas free wifi yang di dukung tentunya oleh Blue Bird Group.




Kegiatan acara hampir semua berlangsung di tepian sungai, tepatnya di saung. Sambutan yang pertama di berikan oleh jagoan atau lebih di kenal dengan nama "Demang" sambil menyapa kami dan selalu disisipkan dengan pantun. Selanjutnya di pertontonkan parodi "Penyayang Kali Ciliwung Vs Pembuang Sampah Sembarang". Layaknya "Palang Pintu" di upacara pernikahan adat Jakarta adu pantun dan silat antara kedua kelompok berlangsung menghibur kami. Tapi kok saya melihatnya untuk memberikan penjelasan tentang bahayanya menbuang sampah sembarang ke kali harus melalui kekerasan seperti itu? Kalau cukup beradu pantun aja sih sepertinya cukup. Bang Kodir selaku ketua dari Komunitas Ciliwung Condet selanjutnya yang memberikan sambutan, Bang Kodir selesai di sambung dari Lingkar Studi Ular Indonesia (SIOUX) memaparkan tentang semakin sedikitnya ular sebagai bagian dari rantai makanan yang hidup di sungai. Satu persatu ular dari yang tidak berbisa sampai yang berbisa tinggi dipertunjukkan. Saya berani untuk "berkenalan" dengan ular-ular tersebut. Tapi, untuk yang berukuran besar saya tidak berani.



CIKIBER, Karang Taruna di sekitar komunitas ini yang fokus membuat anyaman koran, mereka pun tampak mengajari dari kami yang ingin belajar.
Acara yang terakhir yaitu menyusuri kali Ciliwung menuju kebun yang di tanami pohon salak, karena saya tidak kebagian untuk ikut masuk kedalam perahu karet, saya lebih banyak menunggu di saung sambil membayangkan kembali dahulu pernah beberapa tahun hidup di pinggir kali tepatnya di rumah nenek. Yang paling saya rindukan dari rumah pinggir kali itu bunyi derasnya air dan pohon bambu yang bergesakan satu dengan yang lain. Upaya menjaga pelestarian kali ini memang harus di dukung bukan hanya di Condet saja, tapi dari seluruh pemukiman sepanjang aliran kali ini mulai dari Bogor juga tentunya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menikmati Layanan Konten Premium KLIX TV yang Mengecewakan

Grand Wisata, Kota Mandiri dari Sinar Mas Land di Timur Jakarta

Di Promo 12.12 Pertama Kali Menggunakan Aplikasi DANA