Short Trip to Ragunan Zoo

Gambar
Jadwal operasional Taman Margasatwa Ragunan dimulai jam 07.30-16.00, Selasa-Minggu. Tarif pelayanan masuknya bagi pengunjung dewasa Rp4000 dan anak-anak Rp3000. Untuk kendaraan;  motor Rp3000, mobil Rp6000,  sepeda Rp1000, bus sedang Rp12.500, dan bus besar Rp15.000. Tarif ini berlaku tiap hari. Untuk tarif masuk wahana; Children Zoo, tiket untuk dewasa atau anak-anak Rp2500, Pusat Primata Schmutzer, dewasa atau anak-anak Rp6500 (di tengah pekan), Rp7500 (di akhir pekan), Kuda Tunggang, Rp5000/ satu kali keliling, dan Unta Tunggang Rp7500/ satu kali keliling. Semua opsi pembayaran hanya menggunakan JakCard yang dapat dibeli di tiap area masuk Taman Margasatwa Ragunan. Kartu JakCard dijual Rp65.000 dengan isi saldo sebesar Rp50.000 dan dijual Rp35.000 dengan isi saldo sebesar Rp20.000.

Selanjutnya saya akan membahas panduan bagaimana untuk menuju dan atau dari Ragunan ke tempat kalian. Dari tol Jagorawi ambil jalan keluar menuju Jl. Tol Lingkar Luar Jkt/Jl. Tol Tahi Bonar Simatupang/Tol P…

Huzzah!! i'm at AXIS JAVA JAZZ FESTIVAL 2011

SPG at AXIS Lounge
Fasilitas yang diserbu pengunjung

view from AXIS Lounge roof top
crowd at AXIS Lounge
Sebelum hari H sebenarnya gw udah mempersiapkan rundown nama-nama musisi yang akan gw kunjungi stage-nya. Dimulai dari Dira Sugandi di A3 BNI Hall (18.00-19.00), Glen Fredly di A2 BNI Hall(19.15-20.15), Pandji Pragiwaksono di JavaJazz Stage (20.30-21.15), Sondre Lerche di C2 FEMINA Hall (22.00-23.00) dan yang terakhir Endah N' Rhesa di Jazz Corner (23.00-23.45). Jum'at siang sekitar jam 13.20 gw mendapat telpon dari Nadia (koordinator blog competition) bahwa akan ada kegiatan "live blog" selama acara berlangsung, gw langsung senang mendengarnya, walau dia bilang akan disediakan laptop khusus untuk menunjang kegiatan "live blog" ini, gw lebih memilih untuk membawa sendiri "peralatan tempur" yang gw miliki agar lebih nyaman. Gw juga langsung berpikir berjalan sesuai rencana ngga rundown yang udah gw susun rapih ini. Berangkat dari rumah sekitar jam 15.00 menuju stasiun Cilebut, tapi nggak langsung menuju JIExpo, gw harus transit dulu di Tebet untuk ketemuan dengan teman yang gw ajak untuk ikut menonton. Dari Tebet berangkat jam 17.15 untuk langsung menuju JIExpo. Touch down juga akhirnya sekitar jam 18.30, setelah lelah menembus kemacetan untuk sampai ke venue "Axis Java Jazz Festival 2011". Parkirkan motor dulu, yang lumayan susah untuk mendapatkan tempat yang nyaman. setelah itu langsung menuju Tenda Festival Kit yang berada di samping kanan "Axis Gate". saatnya memasuki venue, belum juga memasuki venue, eh ternyata "Axis Gate" yang gw ketahui khusus untuk orang-orang "tertentu" dengan dress code yang telah ditentukan ternyata sama aja dengan antrian yang biasa. Dan gw pun di suruh untuk antri oleh salah satu security yang berjaga. Damn! okey gw kembali lagi ke Tenda Festival Kit, bertanya kepada salah satu petugasnya untuk meminta apa yang berhak bagi gw. Akhirnya salah satu petugas cowo yang menemani gw untuk menembus antrian yang lumayan panjang tersebut. Thank God! masuk juga venue "Axis Java Jazz Festival 2011" melewati pemeriksaan, scan barcode, robek bagian pajak. "Pak Security robeknya yang halus yaaa, tiketnya mau saya simpen lagi, mau dilaminating Pak :)". ujar gw. Saatnya menikmati acara, eh tujuan gw mencari Axis Lounge dulu. sesampainya disana gw sebenarnya mau bertemu dengan mbak Nadia, eh ternyata malah bisa bertemu langsung dengan adminnya Axis Java Jazz 2011, dia langsung menawarkan fasilitas yang tersedia diantaranya "Massage Chair", gw lebih memilih untuk langsung menuju roof top-nya yang sangat nyaman bagi gw untuk menulis, tetapi gw tidak menemukan colokan untuk listrik. ya sudah dengan daya yang ada dimulailah proses menulis, dan nggak lupa menukar kupon "Free Drink & Snack". Membaca "Festival Guide" lumayan membingungkan juga, karena stage yang kecil tidak secara jelas berada dimana posisinya. Lagi-lagi di event JFP yang gw ikuti ini. Untuk membeli makanan dan minuman di "Food Hall" harus menggunakan kartu yang menurut gw tidak tersosialisasi dengan baik. Karena malasnya para pengunjung untuk membeli kartu tersebut, dibandingkan dengan menggunakan uang secara tunai.


Sondre Lerche On Stage
Crowd at Sondre Lerche Performance
Akibat terlalu senang menikmati fasilitas yang diberikan di AXIS Lounge, rundown gw pun luluh lantah, hingga menyisakan Sondre Lerche aja dengan melihat waktu tampilnya. Okey langsung bergegas ke FEMINA Hall. sesampainya disana antrian untuk memasuki venue, tampak sangat padat, meski bisa sedikit demi sedikit merayap mendekati pintu masuk. Pukul 22.00 pintu pun dibuka, semua penonton berlomba untuk mendapatkan spot terbaiknya masing-masing. Gw pilih posisi tepat di tengah-tengah stage, tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh pula. Bersebelahan dengan seorang fotografer dari fotografer.net. Ia pun mengamini posisi yang gw dapet ini sebagai best spot. Tampak terlihat alat yang akan digunakan oleh Sondre Lerche sudah siap, tidak ada sound check dulu. memang karena dia hanya mempergunakan gitar aja dalam performance-nya. Sambil menunggu dimulainya show, mumpung bersebelahan dengan seorang fotografer profesional, bertanya-tanya ngalor ngidul mengenai dunia fotografi. suatu show yang menurut gw penuh dengan pengetahuan. Oh iya show ini kami nikmati dengan duduk loh, tapi ada beberapa yang berdiri itu pun dikarenakan penuh sesaknya venue. Gw lebih merasa heran karena banyak juga "ababil" yang memenuhi venue ini. Setelah di tunggu show dibuka oleh seorang MC wanita cantik, dan ia pun memanggil Sondre Lerche untuk keluar menuju tengah stage. Selama shownya Sondre Lerche cukup komunikatif dengan seluruh penontonnya. Apalagi dengan yang posisi paling depan. Sempat ia mengucapkan "Happy birthday to you..." kepada salah satu penonton. Ia takjub kepada seluruh penonton dengan hafal mengikuti lagu-lagu yang ia bawakan. Apalagi dengan hits single-nya "Two Way Monologue" terjadi koor massal. Sebelum klimaks diakhir show-nya ia sempat menghilang sejenak ke balik stage. Kemudian bergemuruh "We want more" dan gw pun memplesetkan dengan "I-wan Fals atau Cu-ran-mor". Ia kembali ke tengah stage untuk membawakan lagu penutup. Ia mengakhiri show-nya dengan terus berulang-ulang mengucapkan "Thank You..." dan tak lupa memberitahukan bahwa besok ia akan tampil kembali. Selesai menikmati aksi hebatnya Sondre Lerche gw berencana untuk ke venue-nya Corinne Bailey Rae. Tetapi lagi-lagi gw asyik menikmati fasilitas di AXIS Lounge dengan wifi-nya. Hingga show terakhir yang terlihat dari posisi gw duduk (Stage 1 Kementrian Pariwisata), penonton tampak berseliweran banyak sekali. Gw kira sebelum sampe venue, hari pertama festival musik ini tidak terlalu ramai. Salah besar ternyata gw, terima kasih AXIS JAVA JAZZ atas undangannya. See yaaa :) Huzzah!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Sang Kiai

Tunjang Produktivitas dengan Modern PC

Grand Wisata, Kota Mandiri dari Sinar Mas Land di Timur Jakarta