Savasa Deltamas, Hunian Kota Pintar Kolaborasi Sinar Mas Land dengan Panasonic di Kota Deltamas

Gambar
Kawasan Bekasi, Cikarang, Karawang hingga Purwakarta banyak ditempati oleh kawasan industri. Salah satu kawasan industri yang saya beserta teman-teman blogger lainnya kunjungi pada Sabtu, 15 September 2018 adalah Kota Deltamas. Yang telah dikembangkan sejak 20 tahun yang lalu oleh PT Puradelta Lestari, kota modern mandiri yang dibangun di atas lahan seluas 3177 hektar, yang di dalamnya ada kawasan pemukiman, kawasan komersial dan industri dengan standar internasional dengan berbagai fasilitas dan infrastruktur kelas dunia. Kota Deltamas sangat mudah diakses dari jalan tol Jakarta-Cikampek dengan akses utama di pintu KM 37 Cikarang Pusat.

Lihat postingan ini di Instagram

Padahal udah banyak mencoba merekam...cuma segini jadinya 😂 @savasa.deltamas @sinarmas_land #SavasaDeltamas #Sinarmasland Sebuah kiriman dibagikan oleh Hendra Gunawan (@ndraverne) pada 15 Sep 2018 jam 12:31 PDT
Dikembangkan oleh Sinar Mas La

Gelap-Gelapan di GKBI ( #EarthHour 2011 )



Hari ini memang berbeda dari jadwal event-event gw yang lain. Sebelum ke Wisma GKBI buat gelap-gelapan gw dari sore hari udah nongkrong di Bengkel Night Park, alhamdulillah dapetin 2 tiket acara "Beatfest 2011" karena emang gw nggak tertarik sama line up pengisi acara, saatnya jualan!! Pas sampe venue gw yang langsung inisiatif mendatangi sekelompok orang yang udah yakin mereka para "calo tiket". Langsung aja pasang harga sewajarnya, yang penting gw dapet duit. Konfirmasi si pemberi tiket lumayan ngeselin juga, baru kali ini gw buat ngedapetin tiket aja nunggunya sampe emosi tingkat tinggi. Intinya gw berpendapat EO-nya nggak profesional. Hampir aja gw patah semangat nunggu buat dapetin ituh tiket. Pake surat menyurat serah terima segala. Udah kaya di Kelurahan aja. Teman gw yg ikut pun udah bete nungguin. gw bilang "tenang kawan, abis dari sini kita ada undangan makan gratis tisss...tisss, sabar yaaa". Akhirnya tiket telah gw terima, dalam seper sekian detik, langsung di sambar sang calo. Ya sudah transaksi pun telah berhasil, misi selesai. Saat menuju Wisma GKBI, jalan yang gw lewati ternyata jalur cepat, yang terlarang untuk sepeda motor dengan jam tertentu. pantes aja motor cuma gw sendirian. Dan gw pun ditilang oleh Pak Polese. Langsung gw forward aja ah ceritanya, hehehe. Gw parkirin motor di Pos Polese GKBI. aman banget, dan biayanya lumayan lahhh. Langsung aja menuju venue acara, pusing juga mencari pintu masuknya. Isi daftar hadir, clingak clinguk mencari teman #ID4SQ, eh tapi tadi udah ketemu sama mas Caplang di Lobby. yang nyambut ternyata Nadia, dia pun memberikan gw Angklung, udah dimulai acara main Angklungnya saat gw memasuki venue acara. Mari bermain angklung, oh iya makanan dan minuman udah pasti sangat tersedia dan teman gw yang tadi bete pun melahap semua hidangan yang tersedia. Sateeee, Nasi Kucing, Asinan, Es Podeng. "Uenak Rek". Memasuki waktu "Earth Hour" saatnya menyalakan api di angka 60 besar yang sudah disediakan, dan kami para undangan menyalakan lilin. Ngga diem loh saat acara gelap-gelapan ini, kami menonton "Wayang Golek" berbahasa Indonesia dengan tema lingkungan hidup, setelah wayang golek diteruskan oleh band akustikan, lumayan bisa ikutan sing a long lagu-lagu yang mereka bawakan, hingga acara berakhir.

Postingan populer dari blog ini

Menikmati Layanan Konten Premium KLIX TV yang Mengecewakan

Meriahnya Grand Launching Kopi Susu, Varian Terbarunya lapis Bogor Sangkuriang

Akhirnya E-KTP Pengganti Telah Tercetak