Diskusi Menuju Indonesia Merdeka Sinyal

Gambar
Hari Rabu, 10 April 2019 saya mengikuti salah satu kegiatan dari Forum Merdeka Barat 9 dengan mengangkat tema "Menuju Indonesia Bebas Sinyal".
Para pembicara di antaranya menghadirkan:
- Janu Suryanto - Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementrian Perindustrian,
- Meidiyanto Andwiputro - GM Marketing PT. Pasific Satelit Nusantara,
- Aba Maulaka - Kadis Kominfo Provinsi NTT,
- Anang Latif - Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti).
Indonesia negara dengan jumlah kepulauan terbesar yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Dengan jumlah pulau sebanyak 17.504 dan luas wilayah mencapai 1.91 juta persegi, Indonesia membutuhkan teknologi yang dapat mengintegrasikan seluruh wilayah untuk mengatasi kesenjangan antar wilayah yang ada selama ini.

Para pembicara yang hadir satu persatu membagikan pemaparannya, paling menarik tentunya dari Bapak Aba Maulaka selaku Kepala Dinas Kominfo Provinsi NTT. Beliau mengatakan di Provinsi NTT sana bek…

Balada TPA

Menghirup sejuknya udara pagi mungkin tidak akan dapat dirasakan lagi bagi kami warga yang bermukim di Kp. Munjul Kel Kayumanis Kota Bogor. Dalam beberapa waktu ke depan Pemerintah Kota Bogor akan segera membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada tepat di dekat pemukiman kami. Area yang akan di gunakan sebagai lahan TPA tersebut berada diantara perbatasan Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor. Adapun TPA yang saat ini masih digunakan oleh Pemerintah Kota Bogor berada di Galuga.
Rencana Lokasi TPPAS Kayumanis
Untuk TPA yang akan di bangun di dekat pemukiman kami ini rencananya di gunakan sebagai TPPAS (Tempat Pemerosesan dan Pengolahan Akhir Sampah). Apapun alasan yang digunakan Pemerintah Kota Bogor, setiap mendengar “Tempat Pembuangan Akhir” warga sepakat untuk menolak.
salah satu spanduk penolakan
Segala bentuk penolakan terjadi, mulai demontrasi warga di tingkat Kelurahan sampai mendatangi gedung DPRD Kota Bogor.
Adapula sebagian kecil pihak yang menerima dibangunnya TPA ini, menurut mereka akan terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.
Terdapat komplek perumahan yang letaknya di Kabupaten Bogor yang posisinya berada dekat dengan lahan yang akan dibangun TPA tersebut.
Bagaimana nasib warganya jika TPA benar-benar dibangun?
Beberapa bulan belakangan sepi, tidak terjadi aksi demonstrasi warga, ternyata telah terjadi penyuapan kepada tokoh-tokoh masyarakat setempat oleh pihak yang diduga oknum tertentu yang memanfaatkan keadaan ini.
Kini marak kembali pemasangan spanduk penolakan akan dibangunnya TPA, di sepanjang jalan raya menuju areal akan dibangunnya TPA.
Apakah Pemerintah Kota Bogor akan benar-benar "keukeuh" membangun TPA di dekat pemukiman kami? Kita tunggu saja karena sampai saat ini belum ada kejelasan.
Link terkait:
Pembangunan TPA KayuManis
Seribuan Warga Tolak TPA Kayumanis 
WARGA TOLAK KEBERADAAN TPA KAYU MANIS 
 Pemkot Optimis, TPAKayumanis Akan Terealisasi

Komentar

  1. kunjungi juga blog saya yah,

    masih newbie nih.

    http://creativeendless.wordpress.com/2011/02/11/lestari-alamku-menjadi-selaras-hidupku/

    thanks

    BalasHapus
  2. orang kota bogor dah keabisan tempat, sampahpun berantakan dimna" . .
    Klo Tps nya mempunyai standar ISO dan bisa menampung tenaga kerja . .
    knpa tidak . .
    sory bukan mo ngedukung pihak pemerintah, , selama tindakan pemerintah yang bersipat positif dan banyak menampung tenaga kerja . . why not
    hehhehehhehhehhe :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Grand Wisata, Kota Mandiri dari Sinar Mas Land di Timur Jakarta

Savasa Deltamas, Hunian Kota Pintar Kolaborasi Sinar Mas Land dengan Panasonic di Kota Deltamas

Di Promo 12.12 Pertama Kali Menggunakan Aplikasi DANA