Short Trip to Ragunan Zoo

Gambar
Jadwal operasional Taman Margasatwa Ragunan dimulai jam 07.30-16.00, Selasa-Minggu. Tarif pelayanan masuknya bagi pengunjung dewasa Rp4000 dan anak-anak Rp3000. Untuk kendaraan;  motor Rp3000, mobil Rp6000,  sepeda Rp1000, bus sedang Rp12.500, dan bus besar Rp15.000. Tarif ini berlaku tiap hari. Untuk tarif masuk wahana; Children Zoo, tiket untuk dewasa atau anak-anak Rp2500, Pusat Primata Schmutzer, dewasa atau anak-anak Rp6500 (di tengah pekan), Rp7500 (di akhir pekan), Kuda Tunggang, Rp5000/ satu kali keliling, dan Unta Tunggang Rp7500/ satu kali keliling. Semua opsi pembayaran hanya menggunakan JakCard yang dapat dibeli di tiap area masuk Taman Margasatwa Ragunan. Kartu JakCard dijual Rp65.000 dengan isi saldo sebesar Rp50.000 dan dijual Rp35.000 dengan isi saldo sebesar Rp20.000.

Selanjutnya saya akan membahas panduan bagaimana untuk menuju dan atau dari Ragunan ke tempat kalian. Dari tol Jagorawi ambil jalan keluar menuju Jl. Tol Lingkar Luar Jkt/Jl. Tol Tahi Bonar Simatupang/Tol P…

Balada TPA

Menghirup sejuknya udara pagi mungkin tidak akan dapat dirasakan lagi bagi kami warga yang bermukim di Kp. Munjul Kel Kayumanis Kota Bogor. Dalam beberapa waktu ke depan Pemerintah Kota Bogor akan segera membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada tepat di dekat pemukiman kami. Area yang akan di gunakan sebagai lahan TPA tersebut berada diantara perbatasan Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor. Adapun TPA yang saat ini masih digunakan oleh Pemerintah Kota Bogor berada di Galuga.
Rencana Lokasi TPPAS Kayumanis
Untuk TPA yang akan di bangun di dekat pemukiman kami ini rencananya di gunakan sebagai TPPAS (Tempat Pemerosesan dan Pengolahan Akhir Sampah). Apapun alasan yang digunakan Pemerintah Kota Bogor, setiap mendengar “Tempat Pembuangan Akhir” warga sepakat untuk menolak.
salah satu spanduk penolakan
Segala bentuk penolakan terjadi, mulai demontrasi warga di tingkat Kelurahan sampai mendatangi gedung DPRD Kota Bogor.
Adapula sebagian kecil pihak yang menerima dibangunnya TPA ini, menurut mereka akan terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.
Terdapat komplek perumahan yang letaknya di Kabupaten Bogor yang posisinya berada dekat dengan lahan yang akan dibangun TPA tersebut.
Bagaimana nasib warganya jika TPA benar-benar dibangun?
Beberapa bulan belakangan sepi, tidak terjadi aksi demonstrasi warga, ternyata telah terjadi penyuapan kepada tokoh-tokoh masyarakat setempat oleh pihak yang diduga oknum tertentu yang memanfaatkan keadaan ini.
Kini marak kembali pemasangan spanduk penolakan akan dibangunnya TPA, di sepanjang jalan raya menuju areal akan dibangunnya TPA.
Apakah Pemerintah Kota Bogor akan benar-benar "keukeuh" membangun TPA di dekat pemukiman kami? Kita tunggu saja karena sampai saat ini belum ada kejelasan.
Link terkait:
Pembangunan TPA KayuManis
Seribuan Warga Tolak TPA Kayumanis 
WARGA TOLAK KEBERADAAN TPA KAYU MANIS 
 Pemkot Optimis, TPAKayumanis Akan Terealisasi

Komentar

  1. kunjungi juga blog saya yah,

    masih newbie nih.

    http://creativeendless.wordpress.com/2011/02/11/lestari-alamku-menjadi-selaras-hidupku/

    thanks

    BalasHapus
  2. orang kota bogor dah keabisan tempat, sampahpun berantakan dimna" . .
    Klo Tps nya mempunyai standar ISO dan bisa menampung tenaga kerja . .
    knpa tidak . .
    sory bukan mo ngedukung pihak pemerintah, , selama tindakan pemerintah yang bersipat positif dan banyak menampung tenaga kerja . . why not
    hehhehehhehhehhe :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Sang Kiai

Tunjang Produktivitas dengan Modern PC

Grand Wisata, Kota Mandiri dari Sinar Mas Land di Timur Jakarta